Grup musik hip-hop muslim asal Amerika Serikat Native Deen berhasil memukau ribuan mahasiswa yang memadati pelataran parkir Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dengan tampilan lagu-lagu berbau Islami, Kamis.

Dalam konser tersebut, Native Deen menghibur secara total para penonton dengan lantunan genre nya yang berbaur American Islamic Nasheed Group. Beberapa lagu yang dibawakan Native Deen dalam konser tersebut mampu membangkitkan historia penonton yang kebanyakan merupakan kaum hawa.

Sedikitnya 11 lagu dibawakan grup musik yang beranggotakan Abdul Malik Ahmad, Naem Muhammad, dan Joshua Salam seperti Sea of forgiveness, Deen you know, Who’s the greatest one, Tala badru alayna, Labaik, Be at the top, Give away, Gaza, My faith my voice, dan lainnya.

Meski panas matahari siang itu terasa menyengat, namun tak menyurutkan keinginan mahasiswa untuk menyaksikan aksi panggung band asal negeri Paman Sam tersebut. Bahkan, dengan berbusana muslim para mahasiswi tak malu ikut menggoyangkan badan dan kepala bergaya ala hip hop.

“Asyik aja lihatnya, karena kan jarang di Indonesia khususnya Medan dihibur dengan grup musik dari Amerika,” kata Sarah, salah seorang mahasiswi UMSU.

Sebelum Native Deen tampil, penonton dihibur penampilan grup musik hip hop UMSU yang membawakan sejumlah lagu seperti Qurani, Cover Seas, Oxygen, 164, dan One Voice. Tak lupa juga atraksi seni dari Teater Sisi UMSU.

Beberapa lagu-lagu dari band hip-hop lokal juga membuat para personil Native Deen ikut bergoyang. Mereka menyatakan, lagu hip hop Medan sangat menarik.

“Bagus, bagus lagunya,” kata Abdul Malik.

Malik mengaku bahagia melihat antusias mahasiswa yang menyaksikan penampilan Native Deen. Dia berharap Indonesia, khususnya Medan hip hop bisa berkembang pesat. Stigma Hip-hop milik Amerika dan non muslim perlahan bisa juga dinikmati warga Indonesia, dan muslim.

“Kita senang dan bahagia bisa datang kesini. Kita berharap kedepan bisa datang lagi ke Medan,” katanya.

Sebelum Native Deen menunjukan kebolehannya, Rektor UMSU Agussani yang juga ikut menyaksikan konser tersebut mengatakan Native Deen membawa hal baru bagi UMSU. Dimana, budaya Islam juga dikenal di AS melalui lagu-lagu, dan bandnya.

Selain itu, Native Deen juga memberikan kepercayaan bahwa Islam bisa diterima di Amerika dengan baik. Terbukti, lagu-lagu yang dibawakan mampu menjadi hits dan popular.

“Kita berharap mahasiswa-mahasiswa kita mampu meningkatkan kreativitasnya. Sehingga kedepan tidak hanya dikenal di Sumut, namun juga di dunia,” katanya(ANT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.