Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof.Dr.H.Din Syamsuddin MA untuk cerdas dalam menyikapi perkembangan politik khususnya dalam menghadapi event pemilihan kepala daerah.

Saat ini banyak calon kepala daerah yang mengaku kader Muhammadiyah, seperti  yang sedang terjadi di DKI Jakarta Hampir semua calon mengaku kader Muhammadiyah kata Dien dalam pertemuan silaturrahmi dengan jajaran Pimpinan Muhammadiyah se Sumatera Utara di Kampus UMSU, Jumat malam (27/4).

Din yang datang ke Medan dalam rangka Muktamar ke-15 IMM, mengaku pihaknya didatangi hampir semua candidat Gubernur DKI untuk meminta dukungan. Hal ini bukan tidak mungkin juga terjadi di daerah-daerah yang bakal menggelar event pilkada seperti  Sumatera Utara.

Oleh sebab itu, Dien yang didampingi  Rektor UMSU Drs.Agussani MAP dan Ketua PWM Sumut Prof.Dr.Asmuni berpesan agar keluarga besar Muhammadiyah menyikapinya secara cerdas. Jika ada figure yang dinilai positif  dan  dapat menguntungkan Muhammadiyah, agara dibicarakan lebih dahulu. Hindarkan konflik hanya karena perbedaan pilihan katanya.

Menjawab pertanyaan seputar dinamika politik yang terus berkembang menjelang tahun 2014, Din Syamsuddin kembali mengingatkan, Muhammadiyah bukan organisasi politik, bukan anti politik ; namun demikian Muhammadiyah harus peka politik. Jangan mau diberi cek kosong.

Din menyesalkan banyak kader Muhammadiyah yang aktif dalam kegiatan politik, tetapi kerap meninggalkan ethos Muhammadiyah. Ia menilai lemahnya kader-kader Muhammadiyah dalam berpolitik, loyalitas ganda, lebih cinta kepada partai bahkan mengobok-obok Muhammadiyah, tegasnya. Kepada kader Muhammadiyah yang terlanjur aktif dalam kegiatan politik, Din berharap agar tidak menggadaikan aqidah. Kader Muhammadiyah dimanapun pososisinya harus tetap mampu mempertahankan ethos Muhammadiyah.(MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.