Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar “wisata taat” di kawasan wisata Danau Toba Parapat yang diikuti 1.050 peserta terdiri dari pimpinan universitas, dosen,  karyawan beserta keluarga.

“Wisata taat maksudnya disamping menikmati keindahan alam juga untuk meningkatakan kesadaran agama di kalangan sivitas akademika yang pada gilirannya akan meningkatkan kesadaran memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat,” kata Rektor UMSU Drs Agussani MAP kepada wartawan di Medan, Selasa.

Kegiatan yang dirangkai dengan kampanye lingkungan hijau dan hemat energi tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 7 sampai 9 Juli. Para peserta diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan berupa ceramah dan permainan bersifat edukatif  yang melibatkan anggota keluarga dosen dan karyawan.

Dijelaskan Agussani,  dengan jumlah mahasiswa mencapai 24.500 orang, UMSU berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan. Upaya itu hanya mungkin dicapai dengan adanya kebersamaan yang diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan wisata.

“Melalui “wisata taat” ini diharapkan akan tercipta rasa kebersamaan antara dosen dan karyawan serta keluarga,” katanya.

Dijelaskan dia, kemajuan yang dicapai UMSU saat ini tidak terlepas dari adanya semangat kebersamaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat selaku pemangku kepentingan.

“Jadi kemajuan yang dicapai UMSU saat ini dan kedepan adalah keberhasilan bersama, bukan ditentukan satu orang karena setiap elemen memiliki peranya sendiri-sendiri,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, UMSU untuk tahun ini tidak akan menaikkan uang kuliah, namun pelayanan dan kualitas pendidikan terus ditingkatkan. Hanya saja untuk tahun ini jumlah mahasiswa baru akan dibatasi mengingat keterbatasan ruang kelas.

“Untuk tahun ini UMSU hanya memasang target 5 ribu mahasiswa baru dan saat ini untuk gelombang pertama ujian, peserta yang telah lulus seleksi sebanyak 1.223 orang,” katanya.

Pada bagian lain, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumut, Prof Ibrahim Gultom menjelaskan, melalui “wisata taat” karyawan dan dosen, bukan hanya sekadar diajak untuk menikmati keindahan alam Danau Toba, tapi juga untuk meningkatkan silaturahim dan kerjasama.

“Untuk itu dalam kegiatan “wisata taat” digelar “role play game” yang ditangani langsung tim psikolog. Lewat permainan peran tersebut diharapkan akan memotivasi dosen dan karyawan peserta “wisata taat”  untuk meningkatkan silaturahim dan kinerja saat kembali ke kampus,” katanya.

Ceramah
Sementara itu, Ustadz Drs Sunaryo dalam ceramahanya menjelaskan, perlunya membiasakan berbuat baik dalam kehidupan, tanpa mengharapkan balasan. “Jangan sekali-sekali mengharapkan terima kasih dari kebaikan yang kita lakukan,” katanya kepada peserta “wisata taat”.

Menurut dia, kebaikan dapat dimulai dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang kecil, misalnya mematikan lampu ruang saat tidak dipakai, atau mematikan kran agar air tidak melimpah dari bak mandi.

“Jangan kita mengharapkan balasan dari kebaikan yang kita lakukan dari orang lain atau pimpinan karena Allah maha melihat dan maha memberikan balasan atas kebaikan yang kita lakukan,”Katanya.

“Wisata Taat” UMSU juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada karyawan terbaik dan lucky draw . Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke objek wisata Tomok di Pulau Samosir.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.