Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) siap menuju research university atau perguruan tinggi masa depan yang selalu penuh dengan aktivitas penelitian.

“Ini merupakan harapan kita bersama dan untuk mewujudkannya, tentunya dibutuhkan dukungan semua pihak,” kata Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Drs Agussani MAP pada acara Lokakarya Asosiasi Pasca Sarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Se-Indonesia di Medan, Jumat.

Ia mengatakan saat ini UMSU merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Sumut dan sudah selayaknya menuju research university sebagai perguruan tinggi masa depan.

Guna mendukung hal itu, diharapkan melalui forum lokakarya antar-PTM se-Indonesia ini akan ada sebuah kolaborasi kerja sama antara seluruh PTM di Indonesia.

Dengan kerja sama itu, katanya, akan lebih menumbuhkan iklim meneliti di kalangan dosen dan mahasiswa di PTM termasuk di UMSU.

Dalam kesempatan itu, Ketua Asosiasi Pasca Sarjana PTM se- Indonesia Khudzaifah Dimyati menyebutkan dalam upaya menjadikan seluruh PTM di Indonesia menjadi research university ada beberapa permasalahan serius yang dihadapi yakni persolan kurikulum dan jenis penelitian yang dikembangkan oleh para mahasiswa.

Kunci utama untuk menghantarkan perguruan tinggi sampai pada kualifikasi research university terletak pada iklim penelitian pada perguruan tinggi itu sendiri, katanya.

“Selain itu adanya pengembangan dan keunggulan berupa keunikan dalam penelitian yang tidak dimiliki PT lainnya, yakni penelitian oleh para mahasiswa Magister di PTM harus memiliki keunikan,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Dikti PP Muhammadiyah Prof Marsudi Triadmodjo mengatakan menjadi reserch university harus didukung kebijakan penelitian dari Universitas, dimana kebijakan itu biasanya disesuaikan dengan visi Muhammadiyah.

“PTM harus mempunyai warna tersendiri terkait kebijakan penelitian, hal ini sangat penting agar PTM bisa tampil beda dengan PT lainnya yang ada di Indonesia dalam bidang penelitian,” sebutnya.

Artinya, lanjut dia, identitas ilmiah memiliki motivasi ke dalam (internal) dan bersifat menarik serta memberikan manfaat ke luar (eksternal).

“Sebab identitas ilmiah tersebut dengan pengelolaan yang baik dapat menjadi brand atau image Universitas yang akan dikenal oleh komunitas akademik maupun masyarakat luas,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.