Ketua Umum PP Muhamamdiyah Prof. Dr. M. Din Syamsuddin mendorong dikembangkanya konsep pendidikan kedokteran Islam di semua fakultas kedokteran yang ada di PT Muhammadiyah. Islam yang sudah memiliki pemikiran kedokteran sejak lama melalui Ibnu Sina diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi manajemen Fakultas Kedokteran di PT Muhammadiyah untuk melakukan terobosan pendidikan kedokteran Islam itu.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. M. Din Syamsuddin pada acara tasyakuran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang telah meraih akreditasi B dari pemerintah. Tasyakuran yang berlangsung di Kampus-1 UMSU Jl Gedung Arca no. 53 Medan, Sabtu (18/5) itu dihadiri  pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Aisyiyah , tokoh pendidikan,  mitra kerja UMSU, Pembantu Dekan I FK UNAIR Prof.Dr. Indri Safitri Mukono, dr.,M, Dekan FK UNSYIAH Dr. dr. Muliadi, Sp.P, Pembantu Dekan I FK  USU Prof.Dr.H.Guslihan Dasa Tjipta, SpA(K), Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara dan civitas akademika UMSU. Jelas Din Syamsuddin, diraihnya akreditasi “B” tentulah harus disyukuri. Caranya adalah dengan melakukan berbagai perbaikan, pengembangan pemikiran dan inovasi.
Dengan cara itu, diharapkan, Fakultas Kedokteran UMSU mampu meraih akreditas A. Din bahkan menantang manajemen UMSU untuk mampu meraih akreditas A institusi. Dari 8 institusi perguruan tinggi yang belum lama ini mendapat akreditas A, 5 berasal dari PTN ( UI, ITB, UGM, UNAIR dan UNHAS) dan 3 dari PTS ( Univ. Muhammadiyah Malang, Univ. Muhammadiyah Yoqjakarta dan Univ. Islam Indonesia). “ saya berharap akan semakin banyak PTM yang mendapatkan nilai akreditasi institusi “A” itu,” harap Din.

Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyampaikan apresiasi dan pujian atas keberhasilan Fakultas Kedokteran UMSU itu. Keberhasilan tentu saja menjadi harapan dan mimpi kita semua, kata Din. Saya senang kalau Muhammadiyah dipimpin oleh tokoh yang memiliki spirit yang tinggi dalam mewujudkan mimpi-mimpinya. Istilah Din, Muhammadiyah perlu dipimpin orang ’gila’. Muhammadiyah juga perlu dipimpin oleh orang yang bonek (bondo nekad) karena dari pemimpin yang ’bonek’ inilah mimpi-mimpi dan keunggulan itu bisa diwujudkan.
Kepada pengelola Fakultas Kedokteran UMSU, Din menjelaskan berbagai perkembangan dunia ilmu pengetahuan saat ini. Selain menjadikan silabus sebagai pedoman dalam proses perkuliahan maka perkembangan dan harmonisasi pengobatan ala barat dan timur yang saat ini sedang terjadi dapat mendorong Fakultas Kedokteran Muhammadiyah mampu melakukan terobosan-terobosan. Din yakin, Fakultas Kedokteran Muhammadiyah mampu menjadi fakultas unggulan di masa yang akan datang.
Sebelumnya, Rektor UMSU Drs. Agussani MAP dalam sambutannya menjelaskan proses akreditasi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran UMSU dan hasil yang dicapai adalah nilai B dengan skor 304. Agussani menjelaskan harapan-harapan pihaknya untuk menjadikan Fakultas Kedokteran sebagai fakultas unggulan di UMSU dengan melahirkan dokter-dokter yang Islami. ” Harapan ini adalah harapan dari delapan Fakultas Kedokteran yang dimiliki PTM ” jelas Agussani.

Pada kesempatan lain, Dekan Fakultas Kedokteran UMSU dr. Ade Taufiq Sp.OG mengatakan pihak terus berusaha untuk mendorong proses perkuliahan yang lebih baik. ” Alhamdulillah, dari semua Fakultas Kedokteran swasta yang ada di Medan, hanya Fakultas Kedokteran UMSU satu-satunya yang dapat meraih nilai akreditas ”B” jelas dr. Ade Taufiq, Sp.OG.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.