Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi memberikan motivasi kepada ribuan mahasiswa baru Universitas Muhhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) terkait kehidupan berbangsa dan bernegara.

Motivasi itu ia sampaikan dalam ceramah singkat “wawasan kebangsaan” pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), UMSU, di Medan,Selasa.

Kepada mahasiswa baru UMSU, ia mengatakan membangun peradaban Bangsa Indonesia dimulai dari berperilaku baik kepada orang tua, karena akhlak menjadi dasar yang menentukan dalam kehidupan masa depan.

“Ilmu saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan akhlak,” katanya.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi bangsa Indonesia yang dari sisi jumlah penduduk terbesar di dunia, dengan potensi sumber daya alam yang kaya, tetapi masih tertinggal dari negara tetangga.

Padahal kualitas SDM sangat menentukan kemajuan suatu bangsa.

Sebagai perbandingan, Jepang merupakan salah satu negara maju mengandalkan 80 persen sumber daya manusia dan 20 persen sumber daya alam.

Singapura, 95 persen modal sumber daya manusia, hanya lima persen sumber daya alam.

“Indonesia, sebaliknya mengandalkan modal 80 persen sumber daya alam, dan hanya 20 persen sumber daya manusia. Jumlah penduduk yang besar, tapi tidak berkualitas maka akan jadi beban pembangunan,” katanya.

Jenderal bintang tiga itu kemudian bercerita tentang pengalaman berkeliling Indonesia dari Sabang sampai Marauke.

Dia mengaku sangat bangga dengan kekayaan budaya dan keragaman bahasa, namun yang membuatnya miris, banyak generasi muda Indonesia yang menanggalkan identitas budayanya.

“Jadi kalau di luar negeri, generasi mudanya kagum dengan belajar tentang budaya Indonesia, tapi anak muda Indonesia justeru meniru budaya Barat,” katanya.

Pangkostrad kemudian berpesan kepada mahasiswa untuk belajar sungguh-sungguh dan bisa berguna bagi masyarakat.

“Lulus tak sekadar mengejar nilai plus, tapi bagaimana bisa memberi manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Sementara Rektor UMSU, Dr Agussani MAP mengatakan, kehadiran Pangkostrad dalam kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan bekal wawasan kebangsaan kepada mahasiswa.

“Dengan cara penyampaian yang dikemas sedemikian rupa diselingi pemutaran film dan lagu yang pas, pesan-pesan yang disampaikan sangat mengena dan mencerahkan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here