Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan seleksi terhadap 120 calon dosen tetap yang sebelumnya telah lolos dalam seleksi berkas administrasi yang diikuti ratusan pelamar.

“Seleksi calon dosen tetap UMSU ini merupakan tindaklanjut program peningkatan kualitas pendidikan serta pemenuhan rasio kecukupan dosen,” ungkap Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP didampingi, Wakil Rektor I, Dr Muhammmad Arifin, SH, M.Hum, Wakil Rektor II, Akrim, SPdI, MPd dan Wakil Rektor III, Rudianto, S.Sos, MSi di Medan, Rabu (16/3).

Dijelaskan dia, seleksi calon dosen tetap itu sebagai bentuk komitmen UMSU untuk terus melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan. Ini sekaligus pemenuhan rasio kecukupan dosen sebagaimana ditetapkan dalam peraturan kementerian pendidikan.

” Hal ini sebagai wujud pelaksanaan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No.234/U/2000 dan SK Dirjen Dikti No.108/DIKTI/Kep/2001 serta Permendikbud No.49 tahun 2014 tentang sistem nasional pendidikan,” katanya.

Menurut Agussani, UMSU merupakan perguruan tinggi yang saat ini telah terakreditasi B, namun bukan berarti sudah merasa puas dengan pencapaian itu. Artinya, UMSU secara bertahap akan menjawab kepercayaan yang diberikan masyarakat dengan peningkatan pelayanan pendidikan dan kualitas kelulusan sehingga mampu bersaing dan menjawab tantangan masa depan.

Lebih lanjut, seleksi calon dosen tetap UMSU dilakukan dengan melibatkan tim independen sehingga diharapkan menghasilkan dosen yang memenuhi kebutuhan dan standard kualitas. Keberadaan tim independen dalam proses seleksi calon dosen tetap UMSU juga untuk menjamin objektifitas hasil seleksi yang dilaksanakan.

Sementara itu, WR I UMSU, Dr Muhammad Arifin, SH, M Hum, menambahkan, seleksi calon dosen tetap diikuti sebanyak 120 orang dari 530 pelamar. Nantinya akan dipilih sebanyak 50 orang untuk ditempatkan di program studi Akutansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Pertanian, Pendidikan Matematika.

Selanjutnya, program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Bimbingan Konseling, Pendidikan Akuntansi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Ilmu Komunikasi, Perbankan Syariah/Keuangan, Pendidikan Anak Usia Dini/PGRA.

Dijelaskan dia, mereka yang mengikuti ujian seleksi lanjut tersebut adalah yang lolos administrasi yakni memenuhi  kualifikasi pendidikan S2 atau S3 yang linear, tidak terdaftar di homebase atau memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) di perguruan tinggi lain. Peserta seleksi dosen tetap UMSU juga tidak bersertifikasi guru, tidak memiliki NUPTK.

Ketua tim penguji dalam seleksi Calon Dosen Tetap UMSU,  Prof.Dr.Sumarno, M.Pd mengatakan,seleksi meliputi praktek pembelajan, Al-Islam Kemuhammadiyahan dan psikotes. Dalam praktek pembelajaran, sebagai seorang dosen harus bisa  menyusun rencana pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa dan  dapat melaksanakan pembelajaran

Salah seorang peserta seleksi dosen tetap umsu, Rahmayati Nasution  mengaku, senang bisa ikut seleksi dosen tetap UMSU . Soalnya UMSU saat ini merupakan salah satu  universitas terbaik di Indonesia dan favorit di sumut.

Seleksi calon dosen tetap UMSU dilaksanakan selama tiga hari di gedung pasca sarjana UMSU, Jalan Denai, Medan,mulai 14-16 Maret 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.