Gubsu HT Erry Nuradi mengatakan, Sumut menaruh harapan besar kepada UMSU sebagai penentu kualitas bangsa karena  telah melahirkan cendikiawan muda dan gagasan brilian dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang semakin hari kian kompleks.

Untuk itu UMSU harus tumbuh dan berkembang  sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan implementasi  Tridharma Perguruan Tinggi.
Hal itu disampaikan  Gubsu pada acara resepsi Milad Ke-60 UMSU di Auditorium Kampus Jalan Kapt. Mukhtar Basri Medan, Rabu (8/3). Hadir pada acara antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, Walikota Medan HT Dzulmi Eldin, Rektor UMSU Dr Agussani, MAP, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, Wakil Walikota P.Siantar, para rektor PTS, Ketua Umum MUI Medan Prof Dr Mohd Hatta serta sivitas akademika UMSU.
“Selamat Milad untuk sivitas akademika. Semoga UMSU semakin unggul, cerdas dan terpercaya menghasilkan para cendikiawan kompetitif,”  ujar Gubsu disambut tepuk tangan hadirin.
Gubsu mengatakan, pilihan generasi muda menuntut ilmu di UMSU sudah tepat sejalan dengan harapan  generasi muda meraih pendidikan dan pembinaan dari UMSU yang berkualitas dan tidak kalah bersaing. “Saya yakin UMSU akan banyak lagi melahirkan calon pemimpin yang cerdas pada masa depan, sehingga menjadi penentu kualitas bangsa,” katanya.
 
Untuk itu pada Milad Ke-60 ini, Gubsu pada akhir pidatonya menyatakan komitmennya di hadapan Ketua Umum PP Muhammadiyah, rektor, sivitas akademika dan hadirin siap membantu pengembangan kampus UMSU terpadu di lahan seluas 24 ribu ha guna mencerdaskan anak bangsa, selain menjadikan UMSU sebagai pusat pengembangan berbagai ilmu yang kompetitif. “Apa yang diinginkan UMSU (terkait rekomendasi pelepasan  lahan-red) akan saya perhatikan dan sudah menjadi catatan saya,” katanya.
Sebelumnya PP Muhammadiyah telah bertemu Menteri Pertanahan dan Agraria untuk mendorong Gubsu mendukung pengembangan kampus UMSU terpadu di Deliserdang tersebut. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir menyampaikan PP Muhammadiyah memberikan apresiasi kepada Gubsu dan Walikota atas dukungan moral sehingga UMSU menjadi kampus yang diberkahi Allah Swt. Begitu juga apresiasi kepada rektor pendahulu dan sekarang Dr Agussani yang memiliki kiprah terbaik dalam melanjutkan landasan yang telah dibangun pendahulu.
Dr Haedar Nashir mengatakan pada momen UMSU lebih setengah abad ini,  PP Muhammadiyah mendorong UMSU menjadi Centre of Exellent di kawasan Sumatera dalam membangun pendidikan dan akhlak sebagai pondasi bangsa. Kedua, UMSU akan dijadikan sebagai pusat ilmu dan tradisi literasi untuk membangun generasi yang cerdas.Ketiga, menjadikan kampus dengan kaya pencerahan untuk menciptakan bangsa yang unggul dan maju. Tiga pilar ini, lanjut Haedar, dibutuhkan dalam konteks kehidupan bangsa dan umat Islam sekarang yang masih termarginal dari aspek politik dan ekonomi. Muhammadiyah melalui amal usaha pendidikan salah satunya UMSU, menurut Haedar, harus berperan mengatasi problem bangsa yang mengalami distorsi pada aspek atau nilai-nilai kedaulatan. Untuk itu, lanjutnya, Muhammadiyah mendukung sikap pemerintah untuk tidak tunduk pada perseorangan dan asing menguasai kekayaan alam. Haedar Nashir berharap Gubsu mendorong pengembangan kampus UMSU terpadu. Begitu juga Walikota berperan menyediakan infrastruktur jalan yang memadai untuk mewujudkan tiga pilar tersebut. Semuanya bukan untuk Muhammadiyah melainkan untuk bangsa ini, katanya.
Rektor UMSU Dr Agussani, MAP dalam sambutannya mengatakan resepsi  Milad Ke-60 ini merupakan perjalanan bersejarah dari kelahiran UMSU pada 27 Februari 1975 berawal dari satu fakultas dari UM Sumbar yang saat ini menjadi universitas dengan jumlah mahasiswa PTS terbesar di Sumut 23.000 orang. Perkembangan dan kemajuan UMSU secara bertahap dilakukan rektor terdahulu hingga sekarang bagian dari komitmen mengelola PT yang sehat dan taat asas serta bertanggung jawab. “UMSU berterimakasih atas bimbingan dari Kopertis dan Kopertais,” katanya.
Menurut rektor, untuk mewujudkan kampus terpadu dan tiga pilar disampaikan PP Muhammadiyah, UMSU telah menyusun roadmap 2033 untuk membangun SDM bangsa yang kreatif dan mandiri. Untuk itu, lanjut rektor, UMSU membutuhkan dukungan dari Gubsu, masyarakat Sumut dan warga Muhammadiyah. Guna mendukung hal itu, pada usia 60 tahun ini, UMSU menyediakan 100 dosen bergelar doktor, tiga guru besar dan 490 dosen tetap. UMSU tahun ajaran 2017/2018 juga membuka program doktor Ilmu Hukum.
Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution mengatakan pada usia lebih setengah abad UMSU telah memberikan banyak kesejahteraan kepada umat.
Resepsi Milad ini ditandai dengan penyerahan cenderamata kepada keluarga/ lima rektor terdahulu. Selain itu peluncuran buku alm H. Bustami berjudul “Budi”,  Buku Wakaf Tunai karya Alm Suhrawardi K Lubis dan Farid Wajdi serta buku Catatan 6 Tahun UMSU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.