Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Songkhla, Thailand siap mendukung upaya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menarik lebih banyak mahasiswa asal Thailand Selatan untuk melanjutkan studi di UMSU.

“Prinsipnya kami siap mendukung UMSU untuk bisa lebih banyak menarik mahasiswa asal Thailand melanjutkan studi ke UMSU,khususnya dan ke universitas lain di Indonesia, “kata konsul Indonesia di Songkhla, Triyogo Jatmiko disela kegiatan Melayu Day@2018 Yala , Thailand Selatan, Jumat malam. UMSU dalam even tahunan terbesar di kawasan Thailand Selatan ini menjadi satu-satunya peserta asal Sumatera Utara.

Menurut Triyogo, pihaknya terus berupaya memfasilitasi kegiatan untuk bisa memperkenalkan Indonesia di bidang pendidikan yang imbasnya pada aspek lainnya termasuk sosial budaya sehingga produk-produk lainya termasuk industri diterima masyarakat Thailand. Bidang pendidikan menjadi sektor penting karena masyarakat Thailand merasa sangat dekat dengan Indonesia.

“Masyarakat Thailand pada dasarnya sangat antusias melanjutkan pendidikan ke Indonesia untuk itu kita harus banyak memberikan informasi tentang keberadaan universitas di Indonesia termasuk UMSU yang mestinya bisa lebih banyak menarik jumlah mahasiswa asal Thailand Selatan karena dari segi jarak relatif lebih dekat, “ katanya.

Dia mengapresiasi UMSU yang selama beberapa tahun belakangan ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang difasilitasi KJRI di Songkhla. Apa yang dilakukan UMSU dengan mengikuti even pameran pendidikan dan pengiriman mahasiswa melaksanakan KKN internasional di Thailand merupakan langkah positif untuk lebih memperkenalkan perguruan tinggi kepada masyarakat di Thailand.

Ada sebanayak 11 orang mahasiswa asal Tahailand yang saat ini melanjutkan studi di UMSU. Namun menurut Triyogo jumlah tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat potensi dan antusias masyarakat muslim Thailand untuk melanjutkan studi di Indonesia begitu tinggi.

“Bukan Cuma yang berkaitan dengan penddidikan agama Islam, saat ini program studi lain semial ekonomi atau perbankan syariah juga salah satu yang bisa menarik perhatian . Intinya pihak universitas juga harus mengembangkan prodi unggulan yang bisa dijual untuk mahasiswa internasional,” katanya.

Triyogo juga mengingatkan, pentingnya pelayanan bagi mahasiswa internasional yang melanjutkan studi di perguruan tinggi di Indonesia. UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi penerima program  beasiswa Muhammadiyah harus memberikan pelayanan maksimal dengan memfasilitasi calon mahasiswa internasionalnya, termasuk agar bisa mendapatkan visa pendidikan secara cepat, juga pelayanan tempat tinggal  minimal satu semester sampai si mahasiswa asing merasa telah aman dan nyaman dengan suasana kampus,” katanya.

Antusias

Sementara itu dalam kegiatan Melayu Day@Yala 2018 yang diikuti sejumlah perwakilan negara ASEAN, Indonesia, Malaysia, Brunai dan Thailand selaku tuan rumah, stand UMSU mendapat sambutan antusias masyarakat. Banyak diantara pengunjung yang mengaku, senang karena bisa mendapat informasi pendidikan di UMSU., termasuk kuliah di fakultas kedokteran.

Informasi seputar program studi dan biaya pemdidikan menjadi pertanyaan pengunjung stand. Asma dan Fitroh, dua diantara ratusan pengunjung yang mengaku, tertarik dengan informasi seputar pendidikan di Indonesia termasuk UMSU karena ternyata letaknya tidak terlalu jauh dibanding universitas di Jawa.

“Mudah-mudahan saya bisa pergi ke Medan dan berkesempatan berkunjung ke UMSU,” ungkap Asmaa yang datang bersama teman-temannya.

Melayu Day @Yala 2018 dibuka Gubernur Yala, Mr. Anuchit Trakul berlangsung di Taman Gajah Putih mulai 9 s/d 11 Januari. Indonesia selain menampilkan stand pendidikan juga makanan khas dan produk-produk UKM serta pertunjukan seni budaya di ajang yang berlangsung

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *