REKTOR UMSU Dr Agussani, MAP meninjau produk unggulan milik Fatek berupa pembangkit listrik microhidro yang sudah diaplikasikan di Tiga Juhar, Kab. Deliserdang yang dibiayai oleh Kemenristekdikti di arena ekspo, Selasa (26/2).
REKTOR UMSU Dr Agussani, MAP meninjau produk unggulan milik Fatek berupa pembangkit listrik microhidro yang sudah diaplikasikan di Tiga Juhar, Kab. Deliserdang yang dibiayai oleh Kemenristekdikti di arena ekspo, Selasa (26/2).

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar pameran produk karya unggulan mahasiswa dalam rangka peringatan Milad ke-62 selama tiga hari di pelataran parkir Kampus Jl Kapt. Mukhtar Basri. Rektor UMSU Dr Agussani, MAP didampingi Badan Pembina Harian, wakil rektor, pimpinan fakuktas, direktur pascasarjana, lembaga serta biro, Selasa (26/2), membuka dengan resmi ekspo yang diikuti seluruh fakultas, lembaga, Pascasarjana serta Observatorium Ilmu Falak (OIF) tersebut, dengan sambutan antusias dari peserta dan pengunjung.

“Saya merasa bangga melihat hasil karya mahasiswa yang merupakan produk inovasi yang diharapkan bisa dikembangkan dan bisa dimanfaatkan secara luas di masyarakat,” kata rektor.

Produk unggulan mahasiswa yang ditampilkan di antaranya pembangkit listrik mikrohidro yang sudah diaplikasikan untuk masyarakat di Desa Tigajuhar, Deliserdang, pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga angin dan sejumlah hasil penelitian lainnya. Ekspo juga menampilkan sejumlah produk yang dikembangkan dengan biaya Kemenristekdikti.

Menurut Rektor Dr Agussani, MAP karya unggulan yang dihasilkan mahasiswa dan dosen ini membuktikan, perkembangan UMSU yang sudah sesuai dengan roadmap yang disusun sesuai rencana strategis. Hasil capaian ini akan menjadi dasar untuk pencapaian rencana strategis universitas 2033 masuk ke dalam 2000 WorldClass University.

Sementara perkembangan UMSU pada Renstra I (2013-2018) telah tercapai di antaranya menjadi 100 PT terbaik nasional, 30 persen Prodi Akreditasi A, menjadi universitas terbaik di level regional Kopertis I Medan (sekarang L2Dikti), unggul di bidang penelitian dan masuk dalam kluster utama, memiliki perpustakaan dengan akreditasi A.

Kemudian, pada Renstra II (2018-2023) UMSU menjadi The Best National University dengan indikator meraih akreditasi A dari BAN PT, masuk kluster 2 pemeringkatan oleh Kemenristek dikti masuk dalam urutan 100 universitas terbaik di Indonesia, meraih kluster mandiri di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, 15 unit kerja bersertifikat internasional serta pada tingkat internasional UMSU menetapkan target masuk 200 universitas terbaik di ASEAN dari berbagai versi pemeringkatan internasional.

Selain itu Renstra III 2023-2028 UMSU memiliki harapan besar melalui hasil risetnya akan mampu menghasilkan inovasi yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan IPTEK bagi peradaban bangsa tentu dengan penguatan kerjasama internasional. Renstra IV 2028-2033, Roadmap yang dibangun tentu dengan modal inovasi yang dipamerkan sekarang, UMSU mencanangkan masuk dalam Rintisan World Class University dan mampu meraih posisi peringkat 2000 dunia.

Rektor menegaskan tujuan ekspo ini sekaligus membuktikan bahwa UMSU terus eksis di usianya sekarang untuk membangun peradaban bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.