Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggenjot penerbitan jurnal bereputasi melalui kegiatan pelatihan guna mewujudkan program internasionalisasi kampus.

Pelatihan penulisan jurnal bereputasi internasional bertajuk “In House Training, How to Publish in International Journals: Some Strategies and Tactics,” digelar di Kampus Pascasarjana UMSU, Jalan Denai, Medan, Jumat dan Sabtu (17-18/5).

Pelatihan yang bertujuan mendorong dosen untuk melakukan penulisan jurnal ilmiah bereputasi internasional bekerjasama dengan Majelis Dikti dan Litbang PP Muhammadiyah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu menghadirkan Prof Ferry Jie PhD, yang merupakan anggota Associated Profesor Edit Cowan University Perth, Australia.

Ferry Jie selain memberikan bimbingan penulisan jurnal ilmiah juga menjelaskan berbagai tips agar dosen UMSU mampu menerobos jurnal internasional terakreditasi yang dikenal cukup sulit.

Menurut dia, persaingan untuk dapat menerobos Jurnal Internasional yang terakreditasi memerlukan perjuangan yang keras dari penulis jurnal di seluruh dunia. Selain kemampuan menulis yang benar dan baik maka banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang penulis agar karya ilmiahnya bisa terbit.

Ketua Majelis Dikti dan Litbang PP Muhammadiyah Prof, Dr Lincolin Arsyad menegaskan, peningkatan keterampilan dosen untuk mau dan mampu menulis jurnal ilmiah mutlak harus dilakukan. Apalagi UMSU sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi A maka jumlah dosen yang bisa menulis di Jurnal Internasional yang terakreditasi sangat menentukan kemampuan UMSU menjawab prestasi yang sudah diraih.

“Penerbitan jurnal ilmiah internasional bereputasi sangat penting, apalagi UMSU, setelah akreditasi A, tentu diharapkan menuju internasionalisasi kampus,” katanya.

Kata Lincolin Arsyad, Majelis Dikti dan Litbang PP Muhammadiyah mendorong banyak perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia melakukan kegiatan pelatihan seperti ini. “Bulan lalu kegiatan yang sama kami gelar di Universitas Muhammadiyah Palembang, hari ini di UMSU dan bulan depan di Universitas Muhammadiyah Surabaya,” jelas Lincolin Arsyad.

Hadir selain Prof. Lincolin Arsyad juga hadir Prof. Edi Suwandi, pimpinan Majelis Dikti dan Litbang PP Muhamadiyah.

Terpisah Prof Edi Suwandi Hamid mengungkapkan, prestasi UMSU meraih akreditasi A merupakan contoh positif tentang soliditas tim di universitas. “Ini bisa jadi inspirasi bagi universitas swasta lain,” katanya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Dr Agussani pada kata pengantar in house training itu menegaskan komitmen UMSU untuk mendorong dosen dilingkungan UMSU untuk mau dan mampu menulis jurnal ilmiah khususnya jurnal internasional yang terakreditasi. Kata Agussani, UMSU sudah menyediakan anggaran yang cukup besar untuk insentif bagi dosen yang berhasil menerobos Jurnal Internasional yang terakreditasi.

Pelatihan dan Bimbingan penulisan dan penguatan kemampuan dosen untuk mau dan mampu menulis jurnal sudah dilakukan beberapa kali. Namun, kali ini dengan kehadiran guru besar yang memiliki tugas sebagai reviewer jurnal internasional juga adalah pakar Supply Chan Management pada Royel Melbourne Institute of Tehnology, Australia, diharapkan pemahaman para dosen UMSU akan lebih baik.

In House Training Plus dengan tema “How to Publish in International Journals: Some Strategies and Tactics” selain diikuti dosen UMSU juga diikuti dosen dari beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah, seperti UNMUHA Aceh, UMTS Tapanuli Selatan, Universitas Muhammadiyah Palembang, dan Universitas Muhammadiyah Makasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.