Tim Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sukses menjadi wakil Sumut yang lolos mengikuti ajang kompetisi debat Bahasa Inggris ( National University Debating Championship) dan Debat Bahasa Indonesia (Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia) tingkat nasional yang direncanakan berlangsung 13-21 Juli 2019 di Surabaya.

Tim UMSU sebelumnya sukses mengukir prestasi pada kompetisi debat Bahasa Inggris (NUDC) tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah Sumut sehingga berhak tampil sebagai wakil Sumut pada kompetisi debat nasional. Dalam kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat Sumut pada proses preliminary round UMSU menduduki peringkat 1 dari 44 tim peserta lomba. Mahasiswa UMSU atas nama Ashil Muhammad Abbdul Rasyid ( Fakultas Kedokteran) dan Annisa (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) terpilih sebagai the best speaker mengalahkan 88 peserta.

Prestasi serupa juga sukses ditorehkan Tim Debat Bahasa Indonesia UMSU dengan meraih kategori pendebat terbaik atas nama Ruwanda Arifki, Mahasiswa Fakultas Agama Islam di kompetisi tingkat LLDikti Sumut. Atas prestasi yang diraih itu Tim Debat UMSU berhak maju ke Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat nasional.

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP mengatakan, sukses UMSU mengirimkan dua tim debat Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia sekaligus ke ajang kompetisi tingkat nasional patut disyukuri. Prestasi yang diraih mahasiswa UMSU itu sangat membanggakan karena membawa nama harum universitas sekaligus bisa ikut mewakili Sumut.

“Sukses yang diraih Tim Debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris UMSU pada kompetisi di tingkat LLDikti Sumut sangat membanggakan. UMSU juga merasa bersyukur karena capaian prestasi yang diraih mahasiswa menunjukkan latihan dan upaya sungguh-sungguh yang dilakukan selama ini bisa menghasilkan prestasi sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing dengan kampus lain,” katanya didampingi Wakil Rektor 3, Dr Rudianto, S.Sos, M.IKom kepada wartawan di Medan, Minggu (7/7).

Dijelaskan dia, UMSU terus mendorong mahasiswa untuk mengasah bakat dan kemampuan yang dimiliki dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Motivasi dan kesempatan diberikan kepada semua mahasiswa untuk melahirkan semangat kompetisi yang sehat sebagai bentuk komitmen dengan memberikan pelayanan dan pendampingan dosen.

UMSU jelasnya menyediakan sarana dan prasarana untuk menampung minat dan bakat mahasiswa baik di bidang akademik serta lainnya termasuk olahraga dan seni budaya agar mahasiswa bisa mengasah kemampuan dan mengembangkan potensi diri secara maksimal. Setiap unit dan lembaga kemahasiswaan mendapat dukungan dan dorongan melalui dosen pendamping sehingga pendidikan dan pelatihan yang dilakukan bisa lebih maksimal.

Terkait dengan prestasi Tim Debat UMSU, Rektor, Dr Agussani, MAP mengingatkan, agar mahasiswa tidak merasa cepat puas dengan apa yang diraih. Artinya, mahasiswa jangan sampai kehilangan fokus dan terlena dengan raihan prestasi karena pada ajang kompetisi tingkat nasional persaingan untuk meraih posisi terbaik akan sangat ketat.

Meski akan menghadapi tim-tim universitas ternama di Indonesia pada kompetisi debat nasional, namun tidak perlu pula merasa kehilangan rasa percaya diri. “Tim Debat UMSU saya harapkan, tetap memiliki keyakinan mampu bersaing dengan universitas lainnya di seluruh Indonesia,” katanya.

Begitupun ungkap Rektor, Dr Agussani, MAP, kompetisi debat nasional yang diikuti jangan sampai dijadikan sebagai beban. Paling tidak di ajang kompetisi debat akbar nasional itu, mahasiswa bisa menimba dan sharing pengalaman sebagai pelajaran agar bisa lebih baik ke depannya.

“Prestasi oke, tapi jangan jadi beban. Kompetisi debat nasional saya kira bisa dimanfaatkan untuk menimba dan sharing pengalaman dan karena membawa nama kampus dan daerah tentu saya berharap mahasiswa bisa menjaga sikap dan prilaku sesuai dengan nilai-nilai UMSU yang berdasarkan pada al Islam dan Kemuhammadiyahan,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.