Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dipercaya menjadi fasilitator kegiatan “Workshop Mengenal KJA dan Regulasinya”. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program “KJA Goesto Campus” yang diprakarsai oleh Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntansi Ikatan Akuntan Indonesia (KAKJA IAI).

Acara yang berlangsung selama dua hari (18-19/7/2019) ini dibuka oleh Rektor UMSU yang diwakili WR I Dr Muhammad Arifin Gultom SH MHum di Auditorium Pascasarjana UMSU, Jl Denai No 217, Medan, Kamis (18/7/2019).

Dalam sambutannya Arifin mengatakan, di era digital dan perkembangan teknologi seperti sekarang, arus informasi berjalan begitu cepat, teknologi internet telah mengubah pandangan seseorang dalam mendapatkan informasi, termasuk dalam dunia akuntansi bisnis. Perkembangan teknologi mengubah bisnis, menjadikan tidak banyaknya sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam bisnis termasuk staf akuntansi. Hal ini mengakibatkan Profesi akuntan underestimate terkait dampak teknologi terhadap pekerjaan akuntan.

“Ini menjadikan tantangan berat yang harus dijawab. Inovasi-inovasi baru mendorong terciptanya pasar baru dan menggeser keberadaan pasar lama. Mesin dan robot pintar kini banyak mengambil peran dan seakan menguasai dunia,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, potensi teknologi menggantikan peran profesi akuntan hanya menunggu waktu. Peran akuntan akan bersifat strategis dan konsultatif. Maka dari itu akuntan perlu memiliki sertifikasi misalnya fasih berteknologi, supaya mampu bertahan dalam bersaing. “Seorang akuntan juga harus memiliki strategi, diantaranya penguasaan soft skill, business understanding skills dan technical skills agar mampu menjawab tantangan diera digital ini,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop Fatkhur Rokhman, S.E., M.M., Ak., CA, CIFE menjelaskan, bahwa ada sejumlah pointer yang disosialisasikan kepada peserta terkait KJA dan regulasinya, seperti: SPJA 4400 (Perikatan untuk Melakukan Prosedur yg disepakati), SPJA 4410 (Perikatan Kompilasi bagi KJA) dan PMK 155/PMK.01/2017 (Prinsip Mengenali Penggunaan Jasa bagi Akuntan).

“Karena itu kita menghadirkan pemateri yang kompeten, yakni ibu Bertha Elvi Napitupulu SE, Ak M.Ak CA ACPA, Anggota Bidang Inklusif (Pengembangan & Pengabdian Masyarakat) KAKJA IAI,” kata Fathur Rokhman yang juga menjabat sebagai Ketua KAKJA IAI Sumut ini.

Sedangkan Ketua IAI Sumut Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec.Ac.,Ak.,CPA.,CA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UMSU sebagai sebuah Perguruan Tinggi yang memiliki komitmen dan dedikasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan teknologi. Dikatakannya, bahwa selama ini UMSU selalu proaktif memberikan dukungan terhadap kegiatan kegiatan-kegiatan keilmuan, termasuk ilmu Akuntansi.

Di akhir acara pembukaan, juga digelar penandatangan Nota Kesepahaman MoU antara UMSU (MAKSI dan FEB) dengan KAKJA IAI.

Ketua Prodi MAKSI Pascasarjana UMSU Dr. Widia Astuty, S.E., M.Si., QIA., Ak., CA. menjelaskan bahwa MoU ini terkait dengan kerjasama dalam bidang Penelitian, Pengembangan dan dan Penguatan kelembagaan dan Sumber Daya Manusia.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.