Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr Agussani, MAP menyerahkan 45 sertifikat kepada dosen yang menjadi Training of Trainer (pelatih) pendamping badan usaha milik desa (Bumdes).

“Sertifikat yang merupakan bentuk pengakuan kepada dosen UMSU sebagai pelatih bagi para pendamping Bumdes hendaknya jangan cuma jadi pelengkap pemenuhan beban kinerja dosen. Tapi yang lebih penting adalah implementasinya dalam berpartisipasi memajukan desa di Sumatera Utara,” kata rektor saat penyerahan sertifikat TOT Bumdes kepada para dosen di aula kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Rabu (4/1200). Secara keseluruhan ada 48 dosen UMSU yang memiliki sertifikat

Dijelaskan Rektor, Pemberian sertifikat TOT Bumdes kepada para dosen UMSU yang mengikuti pelatihan sebagai tenaga pendamping merupakan bagian dari komitmen UMSU untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pemecahan masalah pembagunan desa.Hal ini juga sebagai bagian dari implementasi tri dharma perguruan tinggi yakni penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan adanya sertifikat TOT Bumdes mengingat persoalan pembangunan desa yang begitu kompleks. Keberadaan dosen pendamping tentunya diharapkan bisa menjadi solusi bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat desa.

“Tidak bisa dipungkiri jika ada anggapan para dosen banyak bekerja pada tataran teori. Tapi saya meyakini penerima sertifikat akan mengambil peran aktif memajukan masyarakat desa,” katanya.

Sejauh ini ada sekitar 100 desa di Sumatera Utara, khususnya di Labuhan Batu Utara dan Deliserdang. Beberapa desa yang mendapatkan pendampingan memberikan hasil positif sebagai desa percontohan, salah satunya Desa Pematang Johar, Deliserdang.

Dijelaskan, pemberian sertifikat TOT Bumdes kepada para dosen UMSU merupakan bukti pengakuan yang diberikan oleh pemerintah kepada universitas. Hal ini akan memberikan nilai positif bagi UMSU dalam hal pemeringkatan maupun pemenuhan akreditasi perguruan tinggi serta program studi.

Lebih lanjut dijelaskan, para dosen penerima sertifikat TOT Bumdes diharapkan bisa solid sebagai tim dalam menjalankan program pendampingan desa. Organisasi untuk perguruan tinggi penyelenggara TOT Bumdes sendiri telah diakui pihak kementerian yang diberinama Forum Perguruan Tinggi Mitra Desa.

Dalam kesempatan itu, Rektor menyampaikan rasa syukur karena ada banyak dosen yang terlibat aktif sebagai mitra pemerintah atau aktif sebagai staf ahli di lembaga. Pihak UMSU selalu diminta untuk mengirimkan tenaga dosen untuk menjadi asesmen bagi para pejabat pemerintah daerah atau memberikan pelatihan.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.