Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara meyudusium 11 orang lulusan profesi dokter di auditorium kampus, Jalan Gedung Arca, Medan, Sabtu (11/1).

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP mengatakan, yudisium profesi dokter merupakan momen yang membanggakan bagi para lulusan dan orang tua karena sebelumnya harus mengikuti ujian kompetensi mahasiswa profesi dokter (UKMPPD). Apalagi ada diantara peserta yudisium berhasil lulus dengan sekali mengikuti ujian kompetensi.

“UKMPPD menjadi tantangan tersendiri bagi para lulusan Fakultas Kedokteran karena dilakukan dengan sangat ketat secara nasional. Artinya mahasiswa yang berhasil lulus harus benar-benar memenuhi kemampuan dan keahlian sesuai kompetensi yang dipersyaratkan.

Dia berharap, dokter muda yang baru mengikuti yudisium bisa melaksanakan tugas dan pengbdiannya di tengah masyarakat dengan menunjukkan karakter sebagai dokter islami. Sebagaimana ditunjukkan para alumni FK UMSU yang mampu membawa nama baik saat menjalankan tugas pengabdian.

Ada banyak alumni FK UMSU yang berkiprah menjalankan tugas pengabdian dan mengukir prestasi. Salah satunya adalah dr Amalia Usmaianti yang namanya viral karena tugas dan pengabdiannya di Papua

“Para alumni yang berprestasi ini hendaknya bisa menjadi inspirasi bagi para dokter yang baru mengikuti yudisum,” katanya.

Dalam kesempatan itu Rektor menegaskan komitmen pihak universitas untuk terus melakukan berbagai upaya perbaikan layanan dan penyediaan fasilitas Fakultas Kedokteran. Upaya untuk peningkatan kualitas fakultas kedokteran itu tentu harus didukung dengan semangat kebersamaan dan saling bekerjasama.

Dia juga mengingatkan para lulusan yang mengikuti yudisium untuk terus mengasah kemampuan dan menambah ilmu pengetahuan sejalan dengan perkembangan teknologi. Para dokter yang baru lulus jangan merasa cepat puas karena teknologi pelayanan kesehatan terus berkembang.

Sebelumnya, Dekan FK, Prof. Dr. H. Gusbakti Rusip, MSc PKK AIFM mengatakan, yudisium yang dilakukan adalah untuk angkatan 20. Total ada sebanyak 396 lulusan FK UMSU yang sudah tersebar di masyarakat.
Dia berharap para dokter yang baru mengikuti yudisium bisa konsisten dengan ilmu yang dipelajari di kampus dengan tetap mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

‘Para dokter muda diharapkan tidak cepat merasa puas dengan melanjut ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.