Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr. Agussani, MAP memenuhi undangan silaturrahim dari Tuan Guru Besilam DR. Zikmal Fuad di Desa Babussalam, Langkat, Rabu (17/6).

“Terima kasih atas undangan kepada UMSU. Pertemuan ini sebagai silaturrahim sekaligus bagian dari dakwah kultural dalam Muhammadiyah,” kata Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP yang didampingi, Sekertaris Universitas, Gunawan, SPdI, MTH, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr Muhammad Qorib, MA, Wakil Dekan I FAI, Zailani, MA dan Ketua Pusat Kajian Budaya Melayu, Prof. Dr. Khairil Anhsari, MPd.

Dijelaskan Rektor, jalinan silarurahim UMSU dengan Tuan Guru Besilam, Dr Zikmal Fuad sudah dimulai sejak menjadi dosen di Universitas Islam Antarbangsa Selangor, tepatnya sebagai pengurus lembaga kerjasama internasional. Melalui Fakultas Agama Islam telah dilaksanakan program pertukaran mahasiswa UMSU dengan mahasiswa Universitas Islam Antarbangsa Selangor.

“Kehadiran dan kiprah Tuan Guru Besilam di UMSU diharapkan akan membuka cakrawala baru dalam pengembangan pendidikan melalui transfer ilmu serta peningkatan program kerjasama dengan universitas di kawasan ASEAN, khususnya di Malaysia,” katanya.

Sedangkan Dekan FAI, Dr Muhammad Qorib, MA menambahkan, pascapengangkatan Dr Zikmal Fuad yang sebelumnya Ketua Pengurus Lembaga Urusan Internasional Universitas Islam Antarbangsa, Selangor menjadi Tuan Guru Besilam, UMSU masih melanjutkan kerjasama dengan universitas Islam Malaysia tersebut. Kerjasama yang sudah berjalan adalah pertukaran mahasiswa, namun sementara tidak berlanjut karena pandemi Covid-19.

“Insya Allah kerjasama UMSU, khususnya Fakultas Agama Islam dengan Universitas Islam Antar Bangsa Selangor dengan hadirnya Tuan Guru Besilam di UMSU akan lebih erat,” katanya.

Sementara, Tuan Guru Besilam, Dr Zikmal Fuad mengatakan, merasa gembira dengan kehadiran Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dan rombongan ke tempatnya. Momentum silaturahim ini bermanfaat dalam konteks pengembangan keilmuan.

Dia mengaku siap berbagi ilmu dan pengalaman selama bertugas sebagai tenaga pengajar di Universitas Islam Antar Bangsa, Selangor. “Saya senang UMSU kampus yang maju dan terbuka,” katanya.

Selain itu, Tuan Guru Besilam juga siap menjadikan lokasi pesantren yang dipimpinnya sebagai tempat penelitian atau kuliah kerja nyata mahasiswa UMSU. Untuk itu, pihaknya akan siap memfasilitasi mahasiswa yang ingin menjadikan Besilam sebagai lokasi KKN.

“Bukan hanya mahasiswa tapi juga dosen bisa meneliti dan mengabdi di Besilam,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.