Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Centre of Islamic Development Management Studies Universiti Sains Malaysia (ISDEV-USM) Pulau Pinang, Selasa (26/7) bertempat di Auditorium Kampus Terpadu UMSU Jl Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan menyelenggarakan dua acara Seminar Antarbangsa yakni seminar “Integritas Akademik Dosen Perguruan Tinggi Islam” pada pagi hari dilanjutkan dengan “Peluang Kerjasama Penelitian Antarbangsa” pada sore harinya.

Hadir pada kegiatan tersebut Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Salleh selaku Pimpinan ISDEV-USM Pulau Pinang-Malaysia beserta rekan-rekannya Dr Fadzila Azni Ahmad, Dr Zahri Hamat, Dr Zakaria Bahari dan Dr Zaini, Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. H. Asmuni MA dan jajarannya, Rektor UMSU diwakili Wakil Rektor III HM Arifin Gultom SH, M.Hum, Wakil Rektor II H. Suhrawardi K. Lubis SH, SpN, MH sekaligus Ketua Panitia Seminar, jajaran Badan Pelaksana Harian (BPH) UMSU, Pengurus Pusat Studi Islam & Kemuhammadiyahan (PSIM) UMSU dan para peserta seminar terdiri dari Direktur/Wakil Direktur/Sekretaris Pascasarjana UMSU, Dekan/Wakil Dekan I/Wakil Dekan III Fakultas se-UMSU, Ketua/Sekretaris Prodi, Dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UMSU, jajaran Kepala Biro di lingkungan UMSU di antaranya Ka Biro Humas Anwar Bakti serta undangan lainnya.

Ketua panitia seminar H. Suhrawardi K. Lubis SH, SpN, MH dalam laporannya mengutarakan bahwa bertindak sebagai nara sumber pada seminar “Integritas Akademik Dosen Perguruan Tinggi Islam” yakni Prof. Dr. H Muhammad Syukri Salleh dengan makalahnya berjudul “Kaedah Pendidikan Berteraskan Hati” dan Prof. Dr. H. Asmuni MA menyampaikan makalahnya berjudul “Integritas Akademik Dosen (Studi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan) dengan moderator Dr. Mukhyarsyah.

Sedangkan nara sumber pada seminar “Peluang Kerjasama Penelitian Internasional Antarbangsa” yakni Dr. Fadzila Azni Ahmad dibantu Dr Zahri Hamat, Dr Zakaria Bahari dan Dr. Zaini dari USM Pulau Pinang dengan makalahnya berjudul “Peluang Kerjasama Penelitian Antarbangsa” serta Prof. Dr. Abdul Hamid dari UMSU menyampaikan makalahnya berjudul “Peluang Kerjasama Penelitian Antarbangsa” dengan moderator Azwar Juliandi.

Lanjut Suhrawardi, seminar “Integritas Akademik Perguruan Tinggi Islam” ini terinspirasi dari ucapan Rektor UMSU bahwa masyarakat menyerahkan pendidikan anak-anaknya ke UMSU disebabkan di UMSU ada diberikan pembelajaran studi Keislaman memberikan harapan bahwa selain kemampuan akademik keilmuan yang tinggi juga anak-anak mereka memiliki pengetahuan keagamaan yang mumpuni sehingga dapat menjadi muslim yang sebenar-benarnya dimana hal ini merupakan cita-cita Muhammadiyah untuk menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Sedangkan terkait seminar “Peluang Kerjasama Penelitian Antarbangsa”, katanya, di Kementerian Pendidikan Nasional sangat banyak dana penelitian yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal khususnya yang bersifat penelitian internasional. “Ke depan kita berharap bagaimana para peneliti kita di UMSU dapat bekerjasama dengan USM Pulau Pinang sehingga disamping mendapatkan dana penelitian yang lumayan besar, juga pergaulan dan tempat main kita semakin luas”, ucap Suhrawardi.

Sementara itu Rektor UMSU Drs Agussani M.AP diwakili Wakil Rektor III HM Arifin Gultom SH, M.Hum dalam kata bimbingan dan arahannya sekaligus membuka resmi kegiatan seminar mengatakan bahwa seminar “Integritas Akademik Dosen Perguruan Tinggi Islam” ini perlu disimak dengan seksama karena mencari bagaimana sosok dosen-dosen di Perguruan Tinggi Islam, identitas bagaimana yang diinginkan.

“Kalau beberapa waktu lalu bahkan sampai sekarang para ahli banyak membicarakan masalah Islamisasi ilmu pengetahuan, maka sesungguhnya itu juga harus berawal dari identitas dosen Perguruan Tinggi Islam itu sendiri mampu mempadukan dan tidak memisahkan antara ilmu amaliyah dengan amal yang ilmiah”, tutur Arifin sembari menyebutkan bahwa ilmu pengetahuan yang dilandasi dengan teori-teori yang ada harus diaplikasikan dengan tataran bagaimana ilmu bisa membahagiakan ummat karena itulah sesungguhnya substansi dari ilmu itu.

Lanjutnya, karena itulah diperlukan integritas dosen Perguruan Tinggi Islam bagaimana supaya nilai-nilai Keislaman bisa merasuki jiwanya dan mengimplementasikannya kepada mahasiswa agar dalam kehidupan mereka di masyarakat nanti akan tetap mengingat nilai-nilai Keislaman dalam berbagai amal dan usahanya.

Kemudian mengenai seminar “Peluang Kerjasama Penelitian Antarbangsa” merupakan rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dari seminar pertama apalagi di Indonesia penelitian merupakan dharma yang mutlak harus ada di Perguruan Tinggi sehingga diharapkan terjalinnya kerjasama penelitian yang sebaik-baiknya antara UMSU dan USM.

Sebelumnya Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Salleh dalam sambutannya antara lain menegaskan bahwa urusan UMSU juga merupakan urusannya karena dirinya sudah dilantik sebagai Profesor tamu di UMSU ini sehingga menjadi tanggungjawabnya pula bagaimana UMSU dapat mencapai visi dan misinya serta mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerjasama antara ISDEV-USM dengan Pimpinan UMSU dan Muhammadiyah Sumatera Utara selama ini dalam upaya mencapai cita-cita untuk memuliakan agama Islam.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.