Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr Agussani, MAP bersama dengan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Mayjen M Erwin Syafitri melepas keberangkatan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat di Lapangan Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Rabu 27/1.

Melalui telepon seluler, Agussani mengungkapkan kehadirannya dalam kegiatan tersebut atas undangan yang disampaikan Markas Besar Angkatan Darat, tertanggal 22 januari 2016. Salah seorang mahasiswa UMSU sendiri yakni M Noor Randi Asyari terpilih sebagai salah seorang peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016.

Dijelaskan dia, ada sebanyak 45 rektor perguruan tinggi dan 16 sekolah tinggi yang diundang dalam kegiatan pelepasan tim ekspedisi tersebut. Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 sendiri adalah yang ke-6 dilaksanakan oleh TNI-AD dengan Kopassus sebagai operator utama dan sejak Ekspedisi ke-3 Sulawesi dibawah naungan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Kehadiran mahasiswa Fakultas Hukum UMSU, M Noor Randi Asyari dalam ekspedisi itu berdasarkan seleksi yang dilaksanakan. Ada sebanyak 5.387 mahasiswa dan umum yang mendaftar secara online untuk menjadi peserta Ekspedisi NKRI ini.

Untuk bisa lolos sebagai peserta Ekspedisi NKRI para peserta harus mengikuti seleksi tahap I administrasi, dan seleksi tahap II berupa pemeriksaan kesehatan, test psikologi, wawancara, kesegaran jasmani, dan renang.

Ada sebanyak 221 peserta seleksi akhirnya terpilih mengikuti ekspedisi, termasuk diantaranya Randi yang mewakili UMSU.

“Keberadaan mahasiswa UMSU dalam Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 tentu sangat membanggakan dan diharapkan pengalaman mengikuti kegiatan ini bisa memberikan motivasi lebih dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan,” kata Agussani.

Dijelaskan dia, Ekspedisi NKRI yang dilaksanakan setiap tahun ini sangat positif dalam menumbuhkan semangat membangun rasa nasionalisme. Para peserta terutama dari kalangan sipil khususnya mahasiswa dari seluruh Indonesia bisa saling belajar banyak hal dari masyarakat daerah yang dikunjungi.

Keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan ekspedisi ini diharapkan juga bisa ikut menggali potensi sumber daya alam yang ada di daerah dalam rangka memajukan masyarakat.

“Sudah menjadi komitmen UMSU untuk aktif terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui kerjasama, salahsatunya dengan Lantamal I Belawan mengadakan bakti sosial dan gerakan penyelamatan hutan mangrove. Ini juga sebagai wujud mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Agussani.

Kehadiran salah seorang mahasiswa UMSU dalam ekspedisi ini juga diharapkan akan memberikan motivasi kepada mahasiswa lainnya di kampus sehingga ke depan UMSU bisa terus berpartisipasi dalam kegiatan yang bernilai sangat positif bagi pendidikan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.