“Anak Saya Sudah Menjadi Advokat”

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melepas 1.121  lulusannya yang kompeten dan siap diterima di pasar kerja pada hari pertama acara wisuda yang berlangsung di Gedung Selecta Jalan Listrik Medan, Selasa (11/4). Acara wisuda yang paling akbar ini akan berlanjut hari ini dan esok masing-masing melepas 1.073 lulusan dan 1.040 lulusan dari berbagai program studi di tempat yang sama. Dengan demikian total lulusan UMSU yang dilepas ke pasar kerja pada periode I tahun ini berjumlah 3.237 orang.

Rektor UMSU Dr Agussani, MAP, kemarin, memimpin langsung pemindahan jumbai toga para lulusan. Selanjutnya, pembacaan ikrar bersama yang dipimpin seorang mahasiswa dengan Indeks Predikat Kumulatif 3,9 dari Fakultas Ekonomi diikuti para lulusan seperti Magister 95 orang, Fakultas Kedokteran (dokter) 28 orang dan Sarjana Kedokteran (S.Ked) 72 orang,  Sarjana Sosial (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) 192 orang, Sarjana Teknik  152 orang serta Sarjana Ekononi (Manajemen) 544 orang dan D3 Perpajakan 41 orang.

Humas dan Protokoler UMSU Ribut Priadi, S.Sos., M.I.Kom mengatakan untuk hari ini dan esok lulusan yang diwisuda oleh Rektor Agussani, MAP terdiri dari Sarjana Pendidikan  Matematika (263 orang), Bahasa Inggris (281 orang), PPKN (36 orang) serta Bimbingan dan Konseling (271 orang). Kemudian esok masih lulusan dari Sarjana Pendidikan: Bahasa Indonesia (133 orang), Pendidikan Akuntansi (303 orang),  Akuntansi (421 orang), Ekonomi Pembangunan (444 orang) serta Sarjana Agama Islam 291 orang.

Turut hadir pada acara ini  Wakil Rektor I Muhammad Arifin Gultom, Wakil Rektor II Akrim dan Wakil Rektor III Rudianto, para dekanat, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Aptisi, Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Kopertis Wil. I Sumut.

Pada wisuda akbar ini, panitia menyiapkan tiga layar lebar audio visual dengan mempersembahkan beragam konten akademik (kemajuan dan relasi pasar kerja bagi lulusan UMSU), hiburan dan prosesi acara. Dengan demikian kemasan acara mengundang apresiasi dari para lulusan dan 2.000 orangtua yang hadir pada hari pertama wisuda. Bahkan orangtua yang menyaksikan anaknya telah lulus dan siap diterima di pasar kerja meneteskan air mata ketika panitia memutar video perjuangan orangtua mendidik anak.

“UMSU menayangkan  video yang menyangkut dengan peran kami sebagai orangtua yang telah mendidik anak-anak kami, luar biasa. Ini bentuk kepedulian UMSU kepada jasa kami yang luput dari perhatian perguruan tinggi lain. Kami apresiasi karena video itu juga dapat menyadarkan anak-anak kami yang sudah diwisuda untuk tetap mengenang dan berbakti kepada orangtua serta bertambah rasa tanggungjawab kepada ilmu untuk bangsa dan negara,” kata Kardin Lubis asal Kab.Madina yang hadir pada acara wisuda anaknya sebagai Sarjana Sosial. Kardin telah mempercayakan pendidikan tiga dari tujuh putra/putrinya kepada UMSU. Dua putranya telah menimba ilmu di Fakultas Hukum. Satu orang telah menjadi advokat. UMSU, katanya, telah teruji menempa lulusan yang memiliki kompetensi dan mental. Hal itu dapat dibandingkan dengan lulusan dari perguruan tinggi lain terutama di Madina.

Rektor Dr Agussani pada kesempatan itu di hadapan para lulusan dan orangtua mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan  serta kepercayaan masyarakat terhadap UMSU  yang terus meningkat. Untuk itu UMSU akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan baik dari proses pembelajaran maupun sarana dan pelayanan mahasiswa. UMSU, kata rektor, sedang melakukan revisi kurikulum dalam rangka menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dalam skala nasional maupun internasional. UMSU mengambil peran penting pada posisi pendidikan dengan menjadikan kampus bertaraf internasional yang dikenal dengan World Class University.Salah satu langkah ke sana UMSU bergabung menjadi anggota pada lembaga pemeringkat perguruan tinggi tingkat internasional.

Baru-baru ini, di hadapan wisudawan, Rektor memaparkan bahwa UMSU mengikuti kegiatan QS World & QS Star di Singapura yang dihadiri berbagai perguruan tinggi ternama di dunia. Untuk menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional harus memenuhi standarisasi perguruan tinggi internasional. Salah satunya  adalah kerjasama pergguruan tinggi dengan berbagai perusahaan bertaraf internasional. Saat ini UMSU telah melahirkan lulusan yang mampu berkiprah di berbagai bidang dan banyak bekerja di perusahaan swasta dan pemerintahan. Untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, maka UMSU menggalakkan kegiatan pada bidang pendidikan penelitian maupun pengabdian masyarakat sehingga melahirkan lulusan yang diakui dan dibutuhkan masyarakat secara regional, nasional dan internasional. Tahun ini Kementeristek Dikti telah memberikan rekomendasi izin untuk program studi baru yakni Magister Elektro dan Magister Pendidikan Matematika. Tahun ini juga UMSU juga akan mendapatkan izin Program Doktor Ilmu Hukum. Rektor mengharapkan para lulusan yang terbesar dalam sejarah ini menjaga nama baik UMSU dan tampillah di tengah masyarakat menjadi alumni yang unggul, cerdas dan dipercaya. Kepada orangtua yang telah mempercayakan dan memilih UMSU sebagai kampus pilihan, rektor mengucapkan terimakasih.

Sementara itu Ketua Badan Pembina Harian UMSU Firdaus Naly mengatakan acara wisuda akbar ini adalah kegembiraan milik bangsa ini, karena lulusan UMSU tidak hanya memiliki ilmu tetapi memiliki nilai-nilai keislaman yang dapat melakukan pencerahan terhadap agama dan bangsa ini. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.