UMSU sebagai tuan rumah pelaksanaan workshop dan seminar internasional dengan tema “Islamic Controlling Management “ kerjasama dengan ISDEV-USM dilaksanakan selama dua hari di kampus Pascasarjana UMSU Jalan Denai Medan Senin (16/5), dan seminar internasional di Hotel Garuda Plaza Medan Selasa (17/5).

Rektor UMSU Dr Agussani, MAP dalam sambutan pembukaan workshop mengatakan, kerjasama UMSU dengan The Centre for Islamic Development Studies Universitas Sains Malaysia (ISDEV-UMSU) telah berjalan 9 tahun dan banyak menorehkan catatan sejarah salah satunya adalah peningkatan kualitas SDM termasuk kegiatan workshop dan seminar internasional yang dinilai sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas akademik UMSU khusunya dan membantu masyarakat pada umumnya terkait tema kegiatan yakni pembangunan berasaskan Islam.

“Kegiatan selama dua hari ini di UMSU diharapkan dapat mengembangkan pemikiran dan gagasan melalui pemaparan makalah yang disampaikan baik oleh dosen UMSU serta Malaysia dapat meningkatkan hubungan baik dalam pengembangan SDM,” kata rektor.

Menurut Rektor Dr Agussani, kegiatan ini juga kembali menjadi catatan sejarah UMSU dapat memperkenalkan Observatorium Ilmu Falak (OIF) kepada ISDEV-USM.

Rektor Dr Agussani menyampaikan OIF dapat menjadi dan digunakan untuk pengembangan kerjasama dalam pembuatan kalender Islam seluruh dunia sekaligus mengajak kerjasama bidang Ilmu Falak. Pada kesempatan itu Direktur ISDEV-USM Prof M Syukri Saleh menyambut baik tawaran untuk pengembangan Ilmu Falak Syar’i. Dia mengundang UMSU terlibat dan mengikuti konferensi internasional Ilmu Falak di USM. Ketua Panitia International Workshop on Islamic Development (WAPI) Dr Muhammad Qorib mengatakan peserta yang ikut workshop dan menyampaikan karya ilmiah sebanyak 141 dosen terdiri dari 70 orang dari Indonesia dan 71 orang dari Malaysia.

Dosen UMSU ini menjelaskan WAPI tahun ini atau ke-9 mengangkat isu tentang manajemen pengawasan pembangunan islami karena Indonesia dan Malaysia adalah dua negara serumpun dengan mayoritas penduduk muslim ingin meneguhkan kembali nilai-nilai teologis yang bersumber dari Alquran dan sunnah. Hal itu penting untuk mengkawal pembangunan yang murni untuk pembangunan dengan tetap menjaga stabilitas negara masing-masing. Selama ini pembangunan negara di belahan dunia tercerabut dari nilai-nilai keilahian.

Untuk itu diharapkan workshop dan seminar internasional ini dapat memberikan kontribusi pemikiran akademis tetutama dari para dosen UMSU dan mengembangkan kerjasama akademis UMSU dengan ISDEV-USM dalam konteks yang lebih luas. Sebelumnya WAPI mengangkat isu tentang label halal dan pembangunan Islam.

Pada akhir workshop Direktur ISDEV-USM Prof Sukri Saleh dan rombongan dosen Malaysia meninjau OIF UMSU di lantai VII gedung Pascasarjana UMSU didampingi Rektor Dr Agussani

Turut hadir dalam acara ini Wakil Rektor Muhammad Arifin Gultom, Akrim, Rudianto, Sekretaris Rektor Gunawan, Anggota Komisi Yudisial RI yang juga dosen UMSU Farid Wajdi, Kabag Humas Ribut Priadi serta para dosen baik dari USM maupun Indonesia, sedangkan pembicara pada seminar internasional Prof Sukri Saleh, Dr Fadzla Azmi, Dr Azin Ibrahim (USM Malaysia), Dr Farid Wajdi, Dr Prawidia, M.Si dan Rudianto, M.Si (UMSU).***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.