Dua orang dosen Fakultas Kedokteran Universitasa Muhammadiyah Sumatera Utara, yakni dokter Zuhrofi dan dr Tegar, berhasil meraih beasiswa ke luar negeri masing-masing di King’s College, London, Inggris dan Mahidol University, Thailand.

“Keberhasilan dosen UMSU meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri , tentu sangat membanggakan dan pihak universitas mendukung penuh karena merupakan prestasi tersendiri, “ ungkap Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP kepada wartawan di Medan, Rabu.

Dijelaskan dia, untuk tahun akademik 2016/2017, jumlah total dosen UMSU yang berhasil meraih beasiswa sebanyak lima orang, tiga diantaranya ke universitas di dalam negeri. Nama-nama dosen yang berhasil meraih beasiswa di dalam negeri yakni, Siti Hajar dan Paustina, melanjutkan pendidikan program doktoral ke Universitas Padjajaran. Berikutnya Aswin Bancin di pascasarjana program doktoral Universitas Negeri Medan.

Sementara beberapa dosen UMSU yang saat ini masih menimba ilmu di luar negeri, tepatnya di UTEM dan USM, Malaysia melanjutkan program doktoral yakni Sukma Lesmana, Hasmanan dan Rakhmatullah.

Lebih lanjut, dikatakan rektor, pihaknya terus mendorong para dosen yang masih berstatus S2 untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat lanjut melalui program bea siswa yang banyak ditawarkan. Alasannya sederhana, karena peningkatan kualitas pendidikan peserta didik berbanding lurus dengan kualitas para staf pengajar.

“Artinya untuk bisa meningkatkan kualitas mahasiswa, maka perlu keterlibatan semua pihak di kampus , terutama para dosen yang menjadi garda terdepan dalam sistem pengajaran,” katanya.

Sudah menjadi prioritas bagi UMSU untuk lebih memacu peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus pelayanan akademik dalam rangka menjawab tuntutan perkembangan zaman. Hal ini ditandai dengan makin ketatnya persaingan, seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Saat ini UMSU tidak lagi berbicara kuantitas, tapi lebih berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran sehingga menghasilkan para lulusan yang mampu bersaing dan mampu menjawab tantangan di masyarakat. Untuk itu maka dilakukan berbagai pembenahan melalui tata kelola sistem pelayanan akademik dan fasilitas pendukung pendidikan.

Rektor mengaku bersyukur, pembenahan yang dilakukan telah berhasil menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi Muhammadiyah ini. Tingginya kepercayaan masyarakat itu dibuktikan dengan antusiasme masyarakat yang ingin mendaftar masuk menjadi mahasiswa baru UMSU.

Untuk Tahun ajaran 2016/2017 tercatat sekitar 8.500 orang yang mendaftar ujian masuk UMSU, namun yang diterima melalui proses seleksi hanya berkisar 4.900 orang.

“Besarnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UMSU sudah seharusnya diimbangi dengan peningkatan pelayanan akademik dan kualitas pembelajaran,” kata Rektor.

Sementara itu, terpisah dr Zuhrofi mengungkapkan, selain menimba ilmu di negara luar, juga membawa misi menjajaki peluang kerjasama dengan universitas dan lembaga riset di luar negeri. Menurutnya, banyak peluang untuk menjalin kerjasama dengan lembaga di luar negeri dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, maupun dalam rangka penelitian.

“Mudah-mudahan kesempatan menimba ilmu di luar negeri juga membuka peluang untuk bisa menjalin kerjasama antara UMSU dengan universitas tempat saya melanjutkan pendidikan di Inggris,” katanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.