133 Lulusan Siap Layani Pasien Secara Islami

Fakultas Kedokteran UMSU menetapkan kelulusan (yudisium) sekaligus mengangkat janji 133 dokter muda di Aula kampus FK Jalan Gedung Arca, Sabtu (4/3). Yudisium dokter muda Angkatan X  ini yang terbesar sepanjang delapan tahun berdirinya FK. Setelah yudisium dokter muda siap melakukan praktik coas selama 1 tahun 8 bulan di lima rumah sakit mitra UMSU salah satunya di RSUD Deliserdang.
Yudisium ditandai dengan pembacaan SK penetapan kelulusan, pengucapan sumpah dan penyerahan sertifikat hafalan Alquran kepada para dokter muda.
Rektor UMSU Dr Agussani melalui WR I Dr Muhammad Arifin Gultom mengucapkan selamat kepada para dokter muda telah diyudisium kemudian akan melaksanakan praktik coas di sejumlah rumah sakit.
WR I Dr Muhammad Arifin berharap dokter muda dapat meningkatkan kompetensi dan skill dalam kepersertaan klinik. Tunjukkan  pribadi dan perilaku islami dalam melayani pasien. Ini telah menjadi ciri khas yang melekat pada setiap lulusan FK UMSU. “Menunjukkan pribadi dan bertindak secara islami dalam kepesertaan klinik selam satu tahun 8 bulan bagian dalam peningkatan kompetensi dan skill untuk meraih dokter yang paripurna,” katanya seraya mengucapkan terimakasih kepada para dosen yang telah mentransformasikan ilmu kepada calon-calon dokter ini.
WR I yakin  hal itu dapat diwujudkan asalkan para dokter muda taat pada nilai-nilai keislaman, keilmuan dan sumpah yang dilapalkan saat yudisium ini.
Dekan FK UMSU Dr Ade Taufiq, Sp.Og mengatakan, yudisium dan pengangkatan sumpah dokter muda Angkatan X  ini paling besar jumlahnya dalam sejarah berdirinya 8 tahun FK ini. 133 dokter muda ini  bagian dari 160 mahasiswa tahun 2012.
Dr Ade Taufiq mengatakan yudisium ini menjadi kebanggan FK UMSU. Dia berharap dokter muda mampu menunjukkan lulusan yang terbaik, apalagi ada keistimewaan yang dimiliki yakni hafal Alquran. Dengan demikian kita berbeda dengan FK yang lain dari segi ilmu, agama dan kompetensi di antara dokter muda dari lembaga pendidikan lain yang melakukan praktik coas terutama di RSUD Lubukpakam. Dr Ade Taufiq menyampaikan pimpinan universitas telah menyediakan sarana dan fasilitas untuk menunjang pendidikan kedokteran termasuk 5 rumah sakit pendidikan yang memiliki beragam case untuk menambah kompetensi dan skill dokter muda. Sekali lagi, dr Ade Taufiq menekankan lagi agar dokter muda komit melaksanakan janji dokter muda  dalam praktik coas. Dia bersyukur RSUD Lubukpakam mendapat pengakuan sebagai RS yang memberikan pelayanan terbaik. Hal ini dapat memacu para dokter muda menjalankan coas sesuai ketentuan sehingga terwujud rumah sakit yang lebih baik lagi.
Dirut RSUD Lubukpakam Dr  Hanif Fazri mm. Mked (KJ) yang turut hadir mengatakan, 133 dokter muda ini harus mewakili dokter muda islami. Nuansa islami terpancar dari prilaku islami dalm melayani pasien. Dia berharap dokter muda saat coas di RSUD Lubukpakam agar menjadikan pasien sebagai saudara sendiri bukan objek. Ini salah satu pancaran sikap dokter islami yang dinanti masyarakat. Dia yakin dokter muda UMSU mampu mewujudkannya agar tercipta pelayanan paripurna. Pihak RSUD Lubukpakam siap berjuang membantu adik-adik karena ini tanggungjawab kita dengan prinsip kita tidak boleh meninggalkan  generasi yang lemah karena mereka nanti juga akan melayani anak dan cucu kita.
Turut hadir dalam yudisium ini Sekretaris Universitas Gunawan, M.Th, WR III Rudianto, M.Si, Kabiro Humas/Protokoler Ribut Priadi, M.I.Kom, pimpinan fakultas dan Prodi Kedokteran, FK, dokter senior dr Zulkarnaein Tala, dr Azhar Tanjung serta dr Kamal Basri Siregar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.