Universitas Muhammadiyah Sumatera  Utara (UMSU) dan Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia menggelar ‘ Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah’ untuk dosen, di Aula Pascasarjana UMSU, Jalan Denai Medan, Sabtu (22/4).

Pelatihan sehari yang dibuka Wakil Rektor 1 UMSU Dr. Muhammad Arifin Gultom MHum itu diikuti sekitar 50 dosen dari UMSU dan dosen dari perguruan tinggi lainnya.

Pelatihan penulisan Jurnal Ilmiah UMSU merupakan implementasi dari Kerjasama Forum Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi  Muhammdiyah se-Indonesia dengan Komisi Yudisial di mana UMSU berada di dalamnya.

Dr. Farid Wajdi Komisioner KY selaku Keynote Speaker dalam sambutannya mengapresiasi pelatihan yang dilakukan. Kerjasama antara KY dengan UMSU atau PT lainnya dapat terus dilaksanakan.

Farid berharap degan pelatihan ini dapat menstimulus dosen untuk menjadi penulis handal. Katanya, sebenarnya banyak penulis yang baik di perguruan tinggi hanya saja belum terasah. Untuk itulah,  forum pelatihan ini dapat mendorong mereka untuk mau dan mampu menulis.

Melihat keberadaan Jurnal Ilmiah KY dirasakan masih mengalami kekurangan karya tulis ilmiah bermutu. Kedepannya, diharapkan dosen UMSU dapat mengisi ruang kosong itu dengan baik.

Sedangkan Wakil Rekor I UMSU Muhammad Arifin Gultom menjelaskan kemampuan dan kemauan dosen untuk menulis – khususnya tulisan ilmiah yang dipublish di Jurnal terakreditasi – harus terus diasah. “ Menulis selain memberikan keuntungan kepada dosen secara pribadi juga memberikan kemudahan bagi banyak orang yang mebutuhkan untuk mengambill sebuah kebijakan” kata Muhammad Arifin.

Sayangnya kemampuan dan kemauan dosen untuk menulis itu masih terbatas dan itu harus diperbaiki dengan memberikan pelatihan secara terus menerus termasuk dengan memberikan  insentif bagi tulisan ilmiah yang terbit di Jurnal terakreditasi.

Komisi Yudisial (KY) memiliki Jurnal Ilmiah yang sudah terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sehigga Jurnal KY memiliki kredibilitas dan dapat menjadi rujukan.

Guna memberikan kisi-kisi kebijakan redaksi dalam penulisan jurnal ilmiah itu, KY menghadirkan seorang pakar hukum dan penulis handal Dr. Sidarta dan Pimpinan Redaksi Jurnal KY Dinal Petrian.

Pada penghujung pembukaan pelatihan, Komisioner Yudisial RI Farid Wajdi dan Wakil Rektor I UMSU Muhammad Arifin Gultom saling bertukar cinderamata. Dilanjutkan dengan menyerahan cinderamata dari Dekan Fakultas Hukum UMSU Dr. Ida Hanifah kepada narasumber Dr. Sidarta.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.