Krabi, Umat Islam di Provinsi Krabi, Thailand siap menerima kehadiran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang akan datang ke wilayah itu guna melaksanakan kuliah kerja nyata internasional.

Dalam kunjungan yang dilakukan Kantor Urusan Internasional (KUI) UMSU Ke  Provinsi Krabi, Thailand , 15 s/d 17 Mei,  mahasiswa peserta KKN Internasional akan ditampung di sekolah Islam yang ada di daerah itu. “Dalam kunjungan yang dilakukan oleh tim universitas, sejumlah sekolah islam yang ada di Krabi menyatakan bersedia menampung dan memfasilitasi mahasiswa peserta KKN Internasional untuk magang dan beraktifitas  bersama masyarakat, “ungkap Plt Ketua KUI UMSU, dr Eka Airlangga, Sp A didampingi Wakil Dekan 1 Fakultas Agama Islam, Zailani, SPdI MA kepada wartawan di Medan usai kunjungan dari Krabi, Rabu (17/5).

Menurut Eka, para pengurus sekolah Islam di Krabi menyambut antusias rencana kedatangan mahasiswa UMSU pada Bulan Agustus tahun ini. Bahkan kedatangan tim UMSU disambut layaknya saudara sehingga tidak ada kesan  berbeda negara.

Kedatangan Tim UMSU disambut, Sekertaris Jenderal Integrated Islamic School Network of Thailand, Ustadz  zaki Andaman dan mewakili sekolah Islam, Ustadz  Alawi dan Yahya.
Tim UMSU sempat diajak meninjau lokasi  sejumlah sekolah Islam yang ada untuk memastikan fasilitas akomodasi dan model pendidikan islam yang diterapkan di sekolah.
Dalam kunjungan tersebut Ustadz Zaki juga membawa tim UMSU untuk bersilaturahim langsung dengan salah seorang kepala desa. “Kepala desa juga siap memfasilitasi mahasiswa UMSU untuk ikut terlibat dalam kegiatan masyarakat,” kata dr Eka.

Direncanakan, UMSU akan memberangkatkan sebanyak 50 mahasiswa untuk mengikuti KKN internasional di Krabi, Thailand. Mereka yang diberangkatkan terdiri dari mahasiswa berbagai jurusan di Fakultas Agama Islam.

Menurut dr Eka, pihaknya sengaja memilih provinsi Krabi sebagai lokasi KKN Internasional karena relatif dekat, aman dan memiliki cultur yang hampir sama. Adanya kesamaan itu akan memudahkan mahasiswa untuk  beradaftasi dan berinteraksi dengan masyarakat dan para siswa di sekolah

Lebih lanjut,  para pengurus sekolah Islam tersebut umumnya minta kepada mahasiswa untuk ikut mengajarkan program pendidikan bahasa Indomesia, bahasa Inggris dan agama. ” Para mahasiswa diminta untuk ikut memberikan materi pelajaran, selain bisa menimba ilmu dan pengalaman dari sekolah dan masyarakat,” ungkapnya.
KKN internasional sendiri menurut Rektor UMSU,” Dr Agussani, MAP merupakan satu upaya untuk memberikan pelajaran sekaligus menimba pengalaman belajar dan bergaul dengan  masyarakat di lokasi KKN. Mahasiswa peserta KKN bisa menerapkan kemampuannya dalam penggunaan bahasa Inggris dan belajar bahasa lokal, sekaligus mengenal budaya di negara lokasi kegiatan sehingga lebih siap dalam menghadapi persaingan di era pasar bebas.

KKN Internasional  sendiri merupakan tuntutan kurikulum , selain untuk menjalin ikatan silaturahim antara sesama  umat Islam. ” KKN internasional merupakan program penguatan kerjasama internasional yang diinisiatori PP Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan respon atas perkembangan dunia yang ditandai dengan diberlakukannya pasar bebas ASEAN. Salah satu upaya adalah dengan menjalin kerjasama internasional khususnya dengan lembaga pendidikan berbasis islam, ” katanya.

UMSU menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang terpilih untuk ikut dalam program kerjasama pendidikan internasional. Hal ini sejalan dengan visi UMSU menjadi universitas berkelas internasional Tahun 2033.

Sementara Wakil Dekan 1 Fakultas Agama Islam, Zailani, SPDi, MA mengatakan, ada sebanyak 50 mahasiswanya yang telah mendaftar ikut program KKN internasional. Untuk itu pihaknya akan mempersiapkan diri dengan memberikan bekal pengetahuan dan pelatihan sehingga tidak mengalami kendala khususnya bahasa. Selain itu juga pengenalan tentang kultur budaya di lokasi PKL agar mahasiswa bisa menempatkan diri dan keberadaanya diterima masyarakat.

Dalam kunjungan tim UMSU, sejumlah sekolah yang bersedia menampung mahasiswa UMSU diantaranya, Hwittayadat (tk), Uttan Siksak Craby, Pesantren Duankeo, Annuban Muslim Krabi School dan Patherpaam Boarding School.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.