UMSU Terima Enam Mahasiswa Asal Filipina

0
304

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerima enam mahasiswa asal Filipina dalam Program SEA Teacher yakni Program pertukaran mahasiswa keguruan se Asia Tenggara yang juga diikuti mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSU.

Kehadiran enam mahasiswa Filipina tersebut langsung disambut Rektor UMSU, Dr Agussani MAP diwakili wakil rektor 1 Dr. Muhammad Arifin serta wakil rektor 3 Dr. Rudianto M.Si bersama Dekanat FKIP dan pengurus Kantor Urusan Internasional di kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Senin (6/8/)

Mahasiswa Program SEA Teacher dari Universitas Santo Thomas Filipina yakni Ron Miel S. Santos, Arvin Christopher Z. canonoy, Allysa Trize C. Hoo, Triin C. Gabriel, Melhanie Angely S. Mandap, Britney Gayle G. De Sagan. Keenam mahasiswa tersebut akan di tempatkan mengajar di sekolah menengah atas di Sumatera Utara bersama dengan mahasiswa magang FKIP UMSU.

Dalam program SEA Teacher, UMSU sendiri mengirim tujuh mahasiswa masing-masing empat ke Filipina dan tiga diantaranya ke Thailand.

Rektor melalui WR 1, Dr Muhammad Arifin mengungkapkan, keikutsertaan UMSU dalam program pertukaran mahasiswa keguruan se Asia Tenggara merupakan bagian dari komitmen universitas untuk lebih memperluas jaringan dan mitra luar negeri guna peningkatan kualitas pendidikan. Ada banyak keuntungan bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan tahunan ini, selain belajar menambah wawasan juga pengalaman.

Tak cuma ikut terlibat dalam program SEA Teacher, UMSU juga mengirimkan mahasiswa mengikuti program KKN internasional di Songkhla. UMSU juga mengirimkan 12 mahasiswa Fakultas Pertanian mengikuti program magang di perusahaan Jepang, dan segera menyusul fakultas teknik yang direncanakan juga berangkat ke Jepang.

Dalam kesempatan itu, Arifin, juga berharap mahasiswa yang ikut program SEA Teacher bisa menimba pengalaman dan pengetahuan di sekolah praktek. “Mudah-mudahan mahasiswa asal Thailand dan Filipina bisa lebih banyak mengenal daerah Sumatera Utara dan berbagi pengalaman dengan sesama mahasiswa UMSU,” katanya didam­pingi Sekretaris Universitas Gunawan M.Th, Dekan FKIP UMSU, Dr Elfrianto, MPd, para wakil dekan dan dosen pembimbing.

Sementara mahasiswa Filipina Arvin Christopher Z menyampaikan terima kasih atas sambutan rektort. Dia mengaku baru pertama ke Kota Medan, namun merasa cukup akrab karena suasanannya tak jauh berbeda dari negaranya.

Dikutip dari wikipedia, SEA-Teacher Project atau juga biasa disebut dengan Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia, merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari Universitas yang ada di Asia Tenggara untuk memiliki pengalaman praktikum mengajar di sekolah-sekolah di negara-negara lain di Asia Tenggara.

Program SEA-Teacher Project ini diinisiasi oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 yang melibatkan negara di Asia Tenggara untuk mempromosikan kerja sama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di negara-negara anggota.

Terdapat sebelas negara anggota SEAMEO yang bekerja sama dalam program ini. Salah satu tujuan besarnya yakni bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara dan merevitalisasi pendidikan guru dan terus membangun dan memperkuat kapasitas guru di wilayah negara asal.

Tujuan dari program ini adalah untuk mengaktifkan mahasiswa calon guru agar terampil dalam belajar dan membelajarkan. Selanjutnya, peserta juga diarahkan untuk terlatih dalam kemampuan berbahasa Inggris

247

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here