Bahdin Gandeng Kasim Siyo di Pilkada Medan 2010
Ditulis oleh ICT UMSU    Selasa, 12 Januari 2010 11:37    PDF  Array Cetak Array  E-mail

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), H Bahdin Nur Tanjung SE MM secara resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon (Balon) Wali Kota Medan dengan menggandeng,Drs H Kasim Siyo, MSi sebagai wakilnya.

Bahdin bersama pasangannya tiba di kantor KPU Medan sekitar pukul 14.30 WIB bersama ratusan pendukungnya. Pasangan ini membawa 20 peti plastik berisi bundelan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dan pernyataan dukungan yang berjumlah 97.200 lembar.

 

Kepada wartawan yang menunggunya di kantor KPU Medan, Bahdin mengungkapkan, keinginannya maju pada pemilihan Wali Kota Medan 2010 karena didorong keyakinan akan dapat membawa perubahan Kota Medan ke arah yang lebih baik.

“Saya yakin dengan dukungan Pak Kasim Siyo, dapat membawa perubahan di Kota Medan menuju ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Pilihan untuk menggandeng Kasim sebagai wakil menurut Bahdin, karena sudah mengenal cukup lama dan cocok dengan dirinya yang seorang akademisi.

Dia memuji Kasim sebagai birokrat yang memiliki kepribadian, tegas dan dikenal bersih. Kinerjanya cukup baik selama menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, juga ketika memegang jabatan Asisten II Pemprov Sumut.

“Saya yakin dengan dukungan dan pengalaman beliau (Kasim-red) akan mampu mewujudkan cita-cita Medan metropolitan yang berbudaya dan masyarakatnya dapat lebih maju lagi,apalagi Pak Kasim Juga cukup dikenal sebagai Ketua Palang Merah Indonesia,” katanya.

Sebaliknya, Kasim juga memuji Bahdin yang disebutnya sebagai figur yang layak memimpin Kota Medan karena memiliki kemampuan dan pengetahuan. Dia juga mengaku, tidak mempersoalkan karena hanya sebagai wakil.

“Saya sendiri sebenarnya tergolong orang yang sulit memberikan dukungan, tapi saya kenal Bahdin sudah cukup lama, pengalaman dan pengetahuannya berguna untuk mewujudkan Kota Medan metropolitan yang maju dan berbudaya,” katanya.

Sementara itu,  Ketua Tazkira Sumut, KH Amiruddin MS mengatakan, Kota Medan ke depan harus dipimpin orang yang baru, baik, benar, berbobot dan bermanfaat. “Syarat itu sepertinya melekat pada diri bahdin,” katanya.