Al Washliyah Medan Terima Kunjungan Resmi Bahdin-Kasim | Umat Islam Saat Ini 'Terkoyak-koyak'
Ditulis oleh ICT UMSU    Kamis, 11 Februari 2010 08:43    PDF  Array Cetak Array  E-mail

Untuk pertama kalinya, Pimpinan Daerah (PD) Al Washliyah menerima secara resmi kunjungan silaturrahim Bakal Calon (Balon) Walikota Medan, yakni pasangan H Bahdin Nur Tanjung SE MM dan Drs H Kasim Siyo MSi sebagai Balon Walikota dan Wakil Walikota Medan. PD Al Washliyah Medan memperjuangkan rekomendasi dukungan Bahdin-Kasim di Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Kunjungan Silaturrahim Bahdin-Kasim sekitar dua jam itu berlangsung akrab dan kekeluargaan, Senin (8/2) malam di Jalan Mistar Medan. Pasangan Bahdin-Kasim didampingi mantan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumut H Firdaus Naly, Sekretaris PW Muhammadiyah Sumut Muhammad Effendi Pakpahan, Mukhtar Aritonang dan Kahumas UMSU Drs Anwar Bakti, diterima Ketua dan Sekretaris PD Al Washliyah Kota Medan, Drs H Yulizar Parlagutan dan H Darius MHum, pengurus Al Washliyah Medan juga mantan Anggota DPRDSU dari Fraksi PAN, serta sejumlah pengurus PC Al Washliyah se Kota Medan.

Yulizar Parlagutan mengaku, Bahdin-Kasim merupakan tokoh yang sudah sangat dekat dengan keluarga besar PD Al Washliyah Kota Medan. Apalagi, sosok H Kasim Siyo yang saat ini masih menjabat sebagai Penasehat Al Washliyah Sumut.

Untuk itu, Yulizar Parlagutan menyatakan akan semaksimal mungkin memperjuangkan keluarnya rekomendasi dukungan kepada Bahdin-Kasim di Rakerda Al Washliyah Medan. "Sebab pasangan Bahdin-Kasim ini bukan orang asing bagi keluarga besar Al Washliyah Medan. Apalagi mengingat kunjungan pertama secara resmi ke Al washliyah Kota Medan saat ini, sehingga menjadi perhitungan bagi kami untuk memperjuangkannya," kata Yulizar juga mantan Anggota DPRDSU dari Fraksi PPP.

Sebab Yulizar menyatakan, bagi Al Washliyah pernyataan atau rekomendasi dukungan terhadap pasangan calon kepala daerah harus dilakukan lewat rakerda. Hal ini dimaksudkan agar kedepan rekomendasi dan pernyataan dukungan tersebut bener-benar resmi dan mengikat bagi pengurus dan kader Al Washliyah di Kota Medan. "Tapi yang utama bagi Al Washliyah, calon yang akan kami dukung nantinya adalah calon yang kami yakini benar-benar bisa menghidupkan marwah umat Islam khususnya Al Washliyah," tegasnya.

Menanggapi pernyataan Yulizar, Bahdin Nur Tanjung juga menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menegaskan, dirinya sudah sangat dekat dengan keluarga besar Al Washliyah. Sebab Bahdin menyatakan, visi-misi pencalonan dirinya memimpin Kota Medan kedepan semata-mata untuk membangun umat Islam di Kota Medan.

"Yakni sebagaimana cita-cita keluarga besar Al Washliyah, memperjuangkan kepentingan umat Islam. Makanya kami berharap doa dan dukungan keluarga besar Al Washliyah KOta Medan, ikut bersama-sama membangun Kota Medan lima tahun kedepan. Karena Al Washliyah saat ini masih menjadi organisasi masyarakat Islam terbesar di Kota Medan, apalagi mengingat kadernya yang tersebar di segala bidang baik di pemerintahan, pendidikan maupun politik," ujar Bahdin.

Untuk itu Kasim Siyo menambahkan, umat Islam di Kota Medan khususnya keluarga besar Al Washliyah Kota Medan harus senantiasa bersatu dan merapatkan barisan, menentukan pemimpin Kota Medan lima tahun kedepan. Sebab Kasim Siyo mengaku, saat ini ada tantangan besar bagi Umat Islam di Pilkada Kota Medan."Sebab saingan umat Islam di Pilkada Kota Medan saat ini sangat berat dilawan, jika umat Islam tidak bersatu. Namun jika umat Islam khususnya Al Washliyah bersatu, maka akan mudah meraih kemenangan di Pilkada Medan nantinya," tegas Kasim Siyo.
Terkoyak-koyak

Sementara itu, mantan Ketua PW Muhammadiyah Sumut, H Firdaus Naly menilai, saat ini persatuan umat Islam sedang terkoyak-koyak dan memprihatinkan. Untuk itu, Firdaus Naly mengajak umat Islam bersatu dan merapatkan barisan di Pilkada Kota Medan.

"Jika Umat Islam KOta Medan kalah di Pilkada nanti, maka hal ini sangat memalukan, karena jumlah kita saat ini masih terbesar. Untuk itu, mari kita bersatu memanfaatkan dan memenangkan Pilkada Kota Medan. Oran-orang yang tidak memanfaatkan suatu kesempatan berarti orang tersebut orang yang zholim," katanya.

Selanjutnya, Rafriandi Nasution menilai, sosok Bahdin Nur Tanjung merupakan figur tepat memimpin Kota Medan kedepan. Sebab, Bahdin dinilai memiliki kelebihan khusus dari calon lainnya, seperti kesuksesannya menjadi tokoh pendidikan dan pemuda di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. ( )