Rektor UMSU Sarankan Guru-guru RA Mengambil Kualifikasi S1 di UMSU
Ditulis oleh ICT UMSU    Jumat, 25 Juni 2010 10:57    PDF  Array Cetak Array  E-mail

REKTOR Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Drs Agussani MAP mengatakan bahwa dengan keluarnya UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen pada pasal 8 dan 9 yang menetapkan bahwa mulai tahun 2015 Guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) hams berkualifikasi S1, maka disarankan agar Guru-guru RA mengambil kualifikasi S1 -nya di UMSU.

"Alasannya karena sejak tahun lalu UMSU sudah membuka program studi Pendidikan Guru Raudhatul Attila] (PGRA) pada Fakultas Agama Islam (FAI) dimana UMSU merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi yang dipercayakan Pemerintah mengelola PGRA di Sumatera Utara yang lulusannya berkualifikasi S1", sebutnya.

Agussani mengatakan hal itu dalam kata sambutan selamat datang sekaligus membuka resmi kegiatan Pelatihan Manajemen dan Strategi Pembelajaran Raudhatul Atfhal kerjasama FAI UMSU dengan PW Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Sumatera Utara bertempat di Auditorium Kampus III UMSU Jl Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Kamis (24/6) pagi.

Tampak hadir Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara diwakili Kasi Evaluasi dan Monitoring Bidang Mapenda Dr Khoirul Amani, MA yang sekaligus bertindak sebagai narasumber, Rektor UMSU Drs Agussani MA, Ketua PW IGRA Sumut Dra Hj Halimatus Sakdiyah MA, Ketua PD IGRA Kota Medan Dra Hayatun Mardiyah selaku Ketua Panitia Pelaksana, Dekan FAI UMSU Akrim, S.PdI M.Pd bersama Wakil Dekan I dan III serta Ketua/ Sekretaris Program Studi PGRA, Humas UMSU Anwar Bakti, para narasumber dan Guru-guru RA Kota Medan/sekitarnya sebagai peserta.

Lanjut Agussani bahwa UMSU semenjak kepemimpinan H Bandin Nur Tanjung telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam rangka melahirkan sarjana dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, cerdas dan terpercaya, terlebih lagi tentunya Guru-guru RA lulusan UMSU.

Dalam kesempatan itu dia mengisyaratkan jika UMSU mendapatkan mahasiswa baru yang lebih banyak, dimana tahun lalu sebanyak 4.300 orang dan tahun ini diharapkan 4.500 orang, kemungkinan bagi Guru-guru RA yang mengambil S 1 di UMSU akan diberikan diskon biaya kuliah bahkan bisa mendapat beasiswa.

Ke depan, kata Agussani, UMSU akan meningkatkan kerjasama dengan PW IGRA Sumut, bahkan mengupayakan kemitraan dengan Kementerian Agama RI dalam rangka mencari program apa yang dapat dibuka UMSU untuk mendukung pendidikan agama khususnya RA dan akan membuat konsep untuk peningkatan kesejahteraan Guru-guru RA.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Dra Hayatun Mardiyah yang juga Ketua PD IGRA Kota Medan melaporkan bahwa peserta kegiatan ini sebanyak 400 orang dari Guru-guru RA di Kota Medan dan sekitarnya dengan narasumber dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan dari Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA). Tujuan kegiatan ini, katanya, untuk meningkatkan kualitas dan menumbuh kembangkan kreativitas Guru-guru RA.
Dekan FAI UMSU, Akrim S.PdI M.Pd dalam kata sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan yang ke-8 kalinya dalam kurun waktu 3 bulan sejak April lalu. Di informasikannya bahwa Program Studi PGRA FAI UMSU pada tahun

2010 ini atau tahun 2011 akan membuka kelas khusus yang pesertanya sudah berprofesi Guru RA dengan waktu kuliah sekali seminggu. Kemudian pada tanggal 7 Jul i yang akan datang, FAI UMSU-PW IGRA Sumut akan menggelar pelatihan tingkat nasional.
Sementara itu Ketua PW IGRA Sumatera Utara, Dra Hj Halimatus Sakdiyah MA mengungkapkan bahwa banyak Guru RA hanya bergaji Rp 150.000,- per-bulan. Sedangkan untuk mendapatkan tunjangan fungsional tipis harapan dengan jumlah murid yang umumnya sedikit, karena untuk mendapatkan tunjangan tersebut ratio perbandingan guru dan murid harus 1 : 15.

Dia mengingatkan agar Guru-guru RA mulai saat ini memikirkan bagaimana mendapatkan kualifikasi SI jika tidak ingin tergilas oleh UU No 14/2005 tentang Guru dan dosen bahwa mulai 2015 tidak ada lagi guru yang dibenarkan tampil mengajar di RA jika tidak berkualifikasi Sl.

Dalam hal ini dia mengharapkan kebijaksanaan pimpinan UMSU bagaimana agar mereka Guru-guru RA dengan gajinya yang sangat minim itu nantinya bisa juga kuliah untuk mendapatkan kualifikasi S I di UMSU.