Peran Dakwah Perguruan Tinggi Islam Perlu Dikembangkan
Ditulis oleh ICT UMSU    Jumat, 16 Juli 2010 14:59    PDF  Array Cetak Array  E-mail

Peran dakwah perguruan tinggi Islam ke masyarakat perlu lebih dikembangkan karena selama ini dinilai kurang maksimal. Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Suhrawardi K Lubis, SH, SpN, MH kepada wartawan di Medan, Jumat (16/7) mengatakan, perguruan tinggi Islam seharusnya bukan semata-mata melakukan peran pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, melainkan juga melakukan peranan dakwah untuk mengembangkan kehidupan masyarakat secara luas

Namun menurut dia, dakwah perguruan tinggi Islam terasa kering baik dari sisi model maupun terapannya sehingga kurang signifikan dirasakan masyarakat. "Sentuhan perguruan tinggi Islam dalam bidang Islamisasi ilmu pengetahuan sulit berkembang," katanya. Idealnya lanjut dia,perguruan tinggi Islam harus diformat sedemikian rupa agar melahirkan kekuatan yang dapat mempengaruhi suasana kehidupan masyarakat. Seluruh kehidupan perguruan tinggi Islam, harus menjadi contoh teladan bagi kehidupan masyarakat agar nuansa kehidupan Islam dapat dirasakan dengan jelas.

Terkait dengan itu, UMSU katanya, akan menggelar seminar antarbangsa dengan tema: “Peran Dakwah Perguruan Tinggi Islam: Model, Aplikasi, dan Prospek.” Kegiatan ini nantinya akan bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara dan ISDEV-Universiti Sains Malaysia (USM) Pulau Pinang, Malaysia. Dijelaskan dia, seminar bertujuan, melakukan kajian yang mendalam untuk mencari konsep penguatan peran dakwah Perguruan Tinggi Islam. Selain itu juga melakukan kajian untuk mencari model, terapan dan prospek peranan dakwah perguruan tinggi Islam.

"Seminar juga dimaksudkan sebagai sosialisasi dan diseminasi peran dakwah perguruan Tinggi Islam, selain menjadi syi’ar pengembangan Perguruan Tinggi Islam," kata Suhrawardi yang juga ditunjuk sebagai ketua dalam seminar antarbangsa tersebut.

Seminar yang direncanakan berlangsung Rabu, 4 Agustus 2010 dengan pembicara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Salleh (ISDEV-USM, MALAYSIA), DR Ali  Imran Sinaga (Fakultas Dakwah IAIN SU), Prof Dr H Asmuni, MA (Dosen IAIN Medan/PW Muhammadiyah Simatera Utara), serta Dr. Yunahar Ilyas LC MA (PP Muhammadiyah). Peserta berasal dari Negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Indonesia. Ditambahkan seminar dimaksud bakal diadakan di Auditoirum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Kapten Mukhtar Basri Nomor 3 Medan.

Ditegaskan dia, sudah waktunya perguruan tinggi Islam menggerakkan institusinya untuk lebih meningkatkan partisipasinya dalam dakwah Islam. Atas dasar itu perlu dicari  model, terapan dan prospek Perguruan Tinggi Islam di dalam menjalankan peranan dakwah pergurun tinggi Islam. 
"Selama ini dakwah model tradisional lebih mendominasi  peran dakwah Islam, sementara intervensi perguruan tinggi Islam dalam mencari model, dan terapan dakwah di era dakwah virtual terkesan belum signifikan, apalagi dikaitkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan," katanya.

Drs Agussani, MAP, Rektor UMSU menyambut baik dan mendukung pelaksanaan seminar antarbangsa ini dan berharap dapat berlangsung dengan baik serta dihadiri para pemangku kepentingan dakwah di kawasan ini.***