Keluarga Besar UMSU dan Muhammadiyah Sumut Buka Puasa Bersama
Ditulis oleh ICT UMSU    Jumat, 03 September 2010 08:38    PDF  Array Cetak Array  E-mail

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Drs Agussani, MAP mengatakan, kegiatan silaturrahim dan berbuka puasa bersama antara Keluarga Besar UMSU dengan Keluarga Besar Muhammadiyah Sumatera Utara merupakan program tahunan seperti tahun-tahun sebelumnya guna mempererat silaturrahim sekaligus ungkapan rasa syukur atas perkembangan UMSU dari tahun ke tahun.

Agussani mengungkapkan bahwa pada Tahun Akademik 2010/2011 ini UMSU telah menerima pendaftaran sebanyak 6.000 mahasiswa baru dan dari jumlah itu yang lulus seleksi sebanyak 5.509 orang. Hal ini merupakan rahmat yang tiada terhingga karena di saat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lain kesulitan mendapatkan mahasiswa baru, ternyata UMSU memperolehnya dengan jumlah yang signifikan.

Acara yang diselenggarakan Kamis (2/9) bertepatan dengan 22 Ramadhan 1431 H di Kampus III UMSU Jl Kapten Mukhtar Basri Medan tersebut dihadiri Ketua PW Muhammadiyah Sumut Drs H Dalail Ahmad MA beserta jajarannya, pengurus BPH UMSU, Rektor UMSU dan para Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas dan jajaran Dosen, para Kepala Biro di lingkungan UMSU, Ketua dan Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Medan, Ortom Muhammadiyah dan Majeis/Lembaga tingkat Wilayah serta Ketua dan Sekretaris Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kota Medan.

Acara disemarakkan dengan kedatangan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr HM Din Syamsuddin, MA yang secara khusus berkunjung ke Sumatera Utara dalam rangka meninjau korban musibah letusan Gunung Sinabung, Tanah Karo, terutama warga Muhammadiyah di sana.

Lebih lanjut Agussani menyebutkan dirinya tak memungkiri bahwa hasil yang diperoleh UMSU itu berkat dukungan warga Muhammadiyah se-Sumatera Utara dan mengharapkan masukan-masukan dari warga Muhammadiyah yang dapat memberikan pencerahan untuk semakin berkembangnya UMSU ke depan.

Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Drs H Dalail Ahmad, MA dalam sambutannya mengatakan, dengan mengulang-ulang kesyukuran yang diperoleh sesuai dengan  ayat Al-Qur’an yang berbunyi: “In syakartum la adzinannakum … dan seterusnya  telah memberikan berkah yang luar biasa bagi UMSU. “Kalau tahun ini menerima 5.000 mahasiswa baru, tahun depan tentu naik menjadi 6.000 orang, kenapa tidak?  Kan masih muat, bila perlu kita buat gedung baru”, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr HM Din Syamsuddin, MA dalam tausiyahnya mengatakan, dalam memaknai kehadiran Ramadhan, umat Islam dewasa ini berprilaku paradoks alias bertentangan atau bertolak belakang yang diistilahkannya dengan “Paradoxal Ramadhan”.

Seharusnya, kata Din, umat Islam meniru prilaku Rasulullah Saw dan para sahabat yang menyambut gembira kehadiran Ramadhan dan bersedih saat akan melepasnya, tapi ternyata umat Islam dewasa ini berprilaku sebaliknya, bersedih hati menghadapi kehadiran Ramadhan dan merasa gembira melepasnya.

“Banyak yang bersedih dengan hadirnya Ramadhan karena membayangkan akan menanggung lapar/dahaga serta harus bangun dinihari untuk makan sahur, yang semuanya itu terasa sangat berat dilakukan. Hal ini diakibatkan karena tidak benar-benar ikhlas melaksanakan Puasa”, tutur Din.

Selain itu fenomena “Paradoxal Ramadhan” lainnya menurut Din, umat Islam yang seharusnya berprinsip hidup sederhana dan hemat, terutama di bulan Ramadhan ternyata di bulan ini umat Islam berubah total menjadi manusia konsumtif atau pemboros.

“Dari suvey BPS, ternyata konsumsi umat Islam di bulan Puasa meningkat hampir dua kali lipat. Hal ini karena jenis makanan bertambah dari kebiasaan sehari-hari dan terkesan di bulan Puasa, umat Islam hanya mengubah jadwal makan belaka, sementara yang dimakan bertambah banyak baik porsi maupun jenisnya”, pungkas Din.***