|
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin SE merekomendasikan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan salah satu universitas terbaik di Sumatera Utara (Sumut). Ini karena UMSU dari tahun ke tahun terus berkembang ke arah yang lebih baik.
“Ananda mahasiswa baru beruntung masuk UMSU. Karena UMSU ini sekarang menjadi perguruan tinggi terfavorit di Sumut,” kata Gubsu dalam sambutannya pada Masa Penyambutan Mahasiswa Baru (MPMB) dan Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM), di kampus utama UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan, Selasa (11/8).
Hadir dalam acara itu, Pj Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdiksu) Drs H Bahrumsyah MM, Asisten III Kessos Pemprovsu Azrin Naim, Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Prof Zainuddin, Kadis Infokom Sumut Edy Sofian, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Drs H Dalail Ahmad MA, Rektor UMSU H Bahdin Nur Tanjung SE, MM, para wakil rektor, dekan, pembantu dekan di lingkungan UMSU, direktur pascsarjana, dan staf UMSU.
Di depan 2725 mahasiswa baru yang diterima pada gelombang I dan II (dari tiga gelombang penerimaan mahasiswa baru UMSU), Gubsu menyatakan, perguruan tinggi swasta (PTS) kini tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi negeri (PTN). “Hanya orang bahlul (bodoh-red) yang bilang PTS lebih rendah dari PTN. UMSU kini masuk terfavorit di Sumut, bahkan Indonesia,” tandasnya.
Sebelumnya, Rektor UMSU H Bahdin Nur Tanjung dalam sambutannya mengatakan, UMSU dengan moto “Unggul, Cerdas dan Terpercaya” terus meningkatkan kulitasnya dalam membina sumber daya manusia.
Dia juga menyatakan, sekarang tidak ada lagi beda PTN dan PTS. Ini dibuktikan dengan kiprah alumninya di tengah-tengah masyarakatan dan pasar kerja yang mengalahkan alumni-alumni PTN. “KPU dan Panwaslu Sumut dan sejumlah KPU kabupaten/kota dipimpin alumni UMSU. Ini artinya alumni UMSU semakin dipercaya,” kata mantan Ketua DPD KNPI Sumut ini.
Bahdin menambahkan, pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) semakin mempercayai UMSU dalam mengelola pendidikan. Sejak setahun lalu, misalnya, Dirjen Dikti memberi izin kepada UMSU membuka Fakultas Kedokteran. Dan beberapa bulan lalu, Dikti juga memberi izin pembukaan Program Magister Kenotariatan. “Dalam waktu dekat, insya Allah, UMSU akan membuka Program S3 (doktor) Ilmu Hukum. Saatnya ini izinnya masih diproses di Dikti,” tambahnya.
Sedangkan Ketua Panitia MPMB UMSU tahun akademik 2009/2010, Drs Agussani MAP dalam laporannya mengatakan, tahun ini UMSU membuka penerimaan mahasiswa baru dalam tiga gelombang. “Dari 3000-an pendaftar pada gelombang I dan II, 2725 mahasiswa baru dinyatakan lulus, dan merekalah yang mengikuti MPMB-Masta IMM hari ini,” kata Wakil Rektor III UMSU ini.
Sedangkan untuk penerimaan gelombang III UMSU, kata Agussani, akan dibuka hingga 12 September mendatang. “Kita siap menampung 4000 mahasiswa baru,” tandasnya. Dia juga menegaskan, MPMB-Masta IMM yang digelar 11-15 Agustus ini, bukan arena perpeloncoan dan balas dendam para senior, melainkan pengenalan kampus dan petunjuk-petunjuk yang berkaitan dengan akademik. |