Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr Agussani, MAP menyampaikan undangan kepada Panglima Kodam I/BB, Mayor Jenderal TNI Irwansyah untuk memberikan ceramah motivasi kepada para mahasiswa tentang wawasan kebangsaan untuk membangun kecintaan kepada tanah air dan bela negara.

“Kami berharap Pangdam bisa berkunjung ke kampus bersilaturahim dengan pimpinan dan sivitas akademika UMSU. Tidak hanya itu, Pangdam juga kita harapkan bisa memberikan ceramah kepada mahasiswa untuk memberikan dukungan dan motivasi belajar sekaligus pencerahan terkait wawasan kebangsaan,” kata Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP di Medan, Jumat (24/7).

Menurut Rektor, UMSU memiliki sekitar 21 ribu mahasiswa dengan tradisi menyelenggarakan kegiatan yang diisi dengan cermah wawasan kebangsaan dari unsur Tentara Nasional Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan kecintaan kepada tanah air di kalangan mahasiswa, karena ini dinilai punya arti penting.

Namun dalam suasana pandemi Covid-19, ini nantinya pelaksanaan kegiatan akan dilakukan semi virtual dengan protokol kesehatan. Artinya, jika Pangdam hadir, maka sebagian peserta nantinya akan mengikuti acara via streaming.

“Kita merasa bangga jika Pak Panglima berkenan hadir bersilaturrahim ke kampus atau memiliki waktu untuk bisa memberikan pencerahan kepada mahasiswa. Keberadaan Panglima akan sangat berarti bagi mahasiswa dan sivitas akademika UMSU dalam rangka berbagi informasi, dan pencerahan” katanya.

Dijelaskan, UMSU merupakan kampus terbuka yang selalu menghadirkan para tokoh dan pejabat termasuk dari kalangan TNI/ Polri untuk sharing informasi dan pengalaman. Apalagi perkembangan kehidupan masyarakat dan teknologi yang sangat pesat, sehingga peran TNI sangat diharapkan dalam menciptakan situasi dan kondisi keamanan.

Panglima TNI, Mayjen TNI. Irwansyah menyatakan siap untuk hadir memberikan masukan dan motivasi kepada mahasiswa dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air dan persatuan. Dia merasa senang, jika diberi kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan sharing pengalaman dalam rangka menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan.

Dipahami selama ini, dari persoalan politik mulai pemilihan presiden sampai pada pemilihan kepala daerah telah melahirkan polarisasi di tengah masyarakat. Dalam konteks pertahanan dan keamanan, timbulnya perpecahan di masyarakat sangat rentan melahirkan terjadinya kerawanan
sehingga menjadi ancaman terhadap stabilitas negara dan pemerintahan.

Sementara itu, Ketua MUI Medan, Prof Mohammad Hatta menyatakan, para ulama siap mendukung dan ikut menjaga stabilitas keamanan di daerah Sunatera Utara.

“Para ulama di daerah ini siap ikut bersama panglima TNI mengawal dan menjaga keamanan di tengah masyarakat,” katanya

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here